Minggu, 28 Februari 2021

ULMWP adalah Sistem Busuk yang Menjerat OAP

 



Perselisihan antara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat - Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) dan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) diketahui belum surut. Hal ini diungkankap oleh Ketua TPNPB-OPM Jeffrey Bomanak dalam pernyataannya. (1/3)

Jeffrey menganggap bahwa permasalahan yang dialami oleh Papua saat ini bukan hanya pada persoalan otsus, DOB, ataupun berbagai konflik senjata. Dirinya menyadari bahwa nilai ancaman itu juga muncul dari sekelompok orang dalam sebuah organisasi yang mengatas namakan orang Papua.

“Tentu permasalahan bukan hanya tentang perlawanan, tapi ternyata ada pengkhianatan juga. Sangat mengancam karena kelompok ini tidak bisa dinilai secara langsung, mereka juga orang Papua,” ujar Jeffrey.

Jeffrey dalam perjuangan dalam mewujudkan kemerdekaan Papua mengatakan bahwa dirinya sangat anti terhadap sistem yang hanya akan menindas rakyat papua. Itu sebabnya dia selalu forntal menentang setiap kebijakan yang tidak pro terhadap rakyat.

“masalah utama ya bagi orang Papua adalah penindasan. Mau sampai kapan rakyat diperbudak oleh sistem, apalagi mereka tidak sedang menyadari. Kalau memang seperti ini maka Papua akan terus hidup dalam tekanan,”

Dikaitkan dengan konflik yang terjadi antara TPNPB OPM dan ULMWP, Jeffrey mengaku bahwa hal tersebut adalah alasan utamanya dalam setiap pertentangan dan teriakan kerasnya. Jeffrey menilai jika ULMWP adalah organisasi yang harus terus dilawannya.

“Sebenarnya tidak ada tendensi untuk melawan sesama OAP, tapi saya tegaskan kalau ULMWP itu sudah dibeli. Sehingga mereka berusaha menciptakan sistem yang akan mematikan rakyat Papua secara perlahan. Mereka akan menjerat OAP,”

Jeffrey mengandaikan jika upaya yang telah dilakukan oleh ULMWP adalah cara-cara kolonialisme, hanya saja ULMWP terus melabeli organisasinya dengan kulit dan budaya ke-Papua-an.

“Apa itu tidak sama saja (dengan kolonialisme), justru ini yang bahaya karena muncul dari nama Papua itu sendiri. Mengaku sebagai pembela OAP, tapi sebenarnya mereka juga akan menjajah demi keuntungan. Itu pasti,”

Jeffrey yang mengaku kesal dengan organisasi bentukan Benny Wenda tersebut menganggap jika perjuangan yang dilakukan oleh ULMWP tidak sebanding dengan apa yang telah diusahakan oleh TPNPB-OPM.

“Kami mati-matian di hutan dengan medan dan resiko yang sangat berat.  Tapi dengan kebusukan yang ada, ULMWP seperti itu adanya. Duduk dikursi, hanya diskusi, dan tidak melakukan apa-apa. DItambah lagi mereka hanya ingin mencari keuntungan,”

Dalam penuturannya, Jeffrey juga membongkar kedok ULMWP dalam mencari keuntungan dalam topeng Papua. Dia mengibaratkan tentang biaya hidup yang harus dikeluarkan oleh Benny Wenda diluar negeri, padahal hal itu juga telah dilakukan sejak bertahun-tahun lamanya.

“Pemikiran paling gampang itu, uang dari mana Benny Wenda bisa hidup. Itulah sebabnya ULMWP dibentuk, tentu dengan sistem mencari keuntungan. Omong kosong setiap kampanye yang dilakukan, busuk semua orang-orang di ULMWP saat ini,”

1 komentar:

  1. Sepertinya berita ini bukan dari Jeffery tapi dari pihak lAwan...

    BalasHapus