Sabtu, 06 Maret 2021

Ipda Listra Kogoya Dikirim ke Papua, “Demi Bangsa dan Negara”

 



Sebagai perempuan asli Papua, Ipda Listra Kogoya menjadi sosok polwan yang menarik banyak perhatian atas keberaniannya. Dikabarkan bahwa Listra akan dikirim menuju medan penugasan untuk bergabung dengan Satgas Nemangkawi dalam menjaga keamanan dan ancaman kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua.

Listra bersama dengan 5 polwan lainnya diketahui akan bergabung pada bagian operasi, hal tersebut tentu akan bersinggungan langsung dengan rasiko karena berhadapan dengan KKB. Meski dalam raut muka Listra, tidak terlihat guratan takut ataupun gentar.

Ipda Listra Kogoya, Srikandi Polri yang bertugas di Satuan Brimob tersebut diketahui merupakan pribadi yang besar dalam kesederhanaan karena tumbuh dibelahan Pegunungan Tengah Papua.

"Polwan-Polwan harus bisa lebih tangguh, kita polwan harus mampu melihat situasi dan kondisi yang terjadi," kata Ipda Listra Kogoya dikutip dari kanal youtube Korps Humas Brimob Polri.

Dalam rangka penugasan ke kampung halaman tersebut, Listra juga mengungkapkan harapan besarnya agar bisa memberikan hasil terbaik untuk NKRI dalam melaksanakan tugas di Papua.

"Harapan saya untuk operasi ini cukup pergi lengkap dan pulang juga dengan kondisi yang lengkap. Tentu ddengan hasil yang terbaik untuk bangsa dan negara," katanya.

Diketahui bahwa Ipda Listra Kogoya dan 5 Polwan Brimob tersebut dilepas langsung Kepala Korps Brimob Polri Irjen Pol Anang Revandoko dengan sambutan Kepala Korps Brimob yang begitu membakar semangat. Irjen Pol Anang Revandoko menegaskan, bahwa penugasan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab kepada negara.

"Ada juga beberapa Polwan kita yang berangkat ke Papua. Polwan kita adalah Polwan Brimob. Ketika negara memanggil, dia siap. Kemudian Polwan kita adalah Polwan tangguh, kita buktikan. Ini adalah bentuk pertanggungjawaban negara dari pada Korps Brimob Polri," kata Irjen Pol Anang Revandoko.

Sebelumnya, operasi keamanan yang dilakukan Polri bersama TNI telah berhasil melumpuhkan anggota KKB Papua di Mimika. Bahkan, seorang petinggi KKB pimpinan Joni Botak bernama Ferry Ellas dalam kontak senjata dengan TNI-Polri di hutan Mile 53 area PT Freeport Indonesia di Kabupaten Mimika, Papua, Minggu (28/2/2021).

7 komentar:

  1. rencana iblis itu Tuhan yesus akan dikalah.kalian doa saya kembali hanya krm mayat semoga

    BalasHapus
  2. Dalam hati kecilnya pasti papua merdeka tapi terpaksa karena tugas.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Otak mati, emangnya situ Tuhan yg bs tau isi hati seseorang.

      Hapus
  3. Sioo..itu pasti sekali negara punya pikiran sudah di kutip,
    Alli murtopo "Rekrut OAP banyak banyak jdi TNI-POLRI dan Intel dan buang mereka ke garis depan supaya mereka-mereka baku bunuh"
    Semoga AOP yg baca itu sadar dan paham dri tujuan beliau diatas. Sanggat disayangkan bagi OAP dgn, Air mata dan dara bangsa west Papua menyertai kalian punya niat terhadap bangsa west Papua gbu🤔🙇☝️

    BalasHapus
  4. NEgara tukang jual perempuan!!!!!!!!!!!!!

    BalasHapus
  5. Media hoax, abal-abalan dan provokator. Jangan menjual orang punya anak tanpa kompromi yang bersangkutan.

    Goblok media tra jelas, indo melayu pembohong nomor urut satu di Dunia.

    BalasHapus