Minggu, 28 Maret 2021

Komnas HAM Akui Teroris di Papua Mengancam Keamanan


Kelompok teroris di Papua masih tercatat terus melakukan pelanggaran HAM melalui aksi terror dan intimidasi terhadap masyarakat dan aparat keaman di Papua. Atas ramainya aksi yang dilakukan tersebut, dikabarkan jika masyarakat mulai geram dan mengutuk setiap aksinya.

Masyarakat menilai bahwa intimidasi tersebut diwujudkan dalam beragam kekerasan yang merenggut korban. Selain itu aksi keji yang dilakukan oleh kelompok teroris sudah mencederai nilai-nilai kemanusiaan. (29/3)

Menyikapi hal tersebut, Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik menilai, tindakan kekerasan yang dilakukan OPM sangat brutal. Hal ini dikatan beliau dalam paparan di Rapat Pimpinan TNI-Polri pada Senin, 15 Februari 2021.

“Kadang-kadang sangat brutal, seperti peristiwa Wamena dan kota lain terkait demonstrasi. Kami juga mencatat ada aksi kekerasan separatisme yang dilakukan oleh kelompok teroris secara langsung,”

Lebih lanjut, Taufan meminta pemerintah untuk memberikan kelonggaran pada Komnas HAM melakukan pendekatan dialog dengan pihak tertentu atau tokoh setempat. Langkah itu untuk mencegah insiden kekerasan supaya tidak terus terjadi.

“Kami usulkan kelonggaran, sedikit keleluasaan dari Komnas HAM inisiatif pendekatan dialog dengan pihak tertentu untuk sama-sama Komnas HAM inisiasi dialog,” tambah Taufan.

0 komentar:

Posting Komentar