Sabtu, 20 Maret 2021

TNI Polri Didesak Segera Tindak Kelompok Teroris Papua yang Meresahkan OAP


Salah seorang bekas pejuang gerakan separatis di Papua, Nick Messet dikabarkan mendukung penuh desakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) untuk dikategorikan menjadi organisasi teroris. Ia menilai jika wacana tersebut sudah tepat sebagai strategi untuk mendukung keamanan di Papua.

"Kalau itu kebijakan pemerintah, sudah tepat menjadikan sebagai teroris, supaya orang Papua tidak dibunuh. Kita sangat senang kalau ada upaya tepat untuk menyelesaikan teror yang selalu terjadi di Papua,” kata Nick Messet. (20/3)

Dalam keterangan yang dihimpun, Nick sebelumnya juga telah mengusulkan supaya KKB ditetapkan sebagai kelompok teroris karena pergerakannya yang kerap membahayakan masyarakat sipil. Terlebih, masyarakat di Papua pada umumnya tidak setuju dengan eksistensi KKB di Papua karena sudah sangat meresahkan dan merugikan.

"Saya sudah pernah bilang kalau KKB itu bisa dikategorikan sebagai teroris saja, mereka sudah membuat ketakutan pada masyarakat. hal-hal seperti ini menjadi penting untuk upaya penindakan. Segera saja diselesaikan karena sudah sangat mengganggu,”

Sementara itu, Nick juga tetap mengingatkan kepada aparat keamanan yakni TNI dan Polri untuk berhati-hati dalam menjaga keamanan di Papua. Ia mengimbau agar aparat keamanan dan pemerintah mengedepankan ruang dialog.

Selain Nick, sebelumnya anggota Komisi I DPR RI Bobby Adhityo Rizaldi menyatakan dukungan terhadap wacana KKB yang dianggap sebagai pelaku terorisme.

Menurutnya, KKB dapat disebut sebagai pelaku terorisme karena aksi teror mereka sudah meresahkan masyarakat. Adapun aksi teror yang dilakukan meliputi menebar ancaman, menyandera, menyiksa bahkan hingga membunuh warga sipil.

2 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. SURYA.co.id Jumat, 7 Desember 2018 17:36 –Sidney Jones (lahir 31 Mei 1952) merupakan seorang pakar dan peneliti terorisme di Asia Tenggara dan penasihat senior dari International Crisis Group (ICG) yang berkantor di Indonesia menyebut, kelompok Egianus Kogoya merupakan sindikat dari Kelly Kwalik, komandan sayap militer Organisasi Papua Merdeka ( OPM).
    ==Isu teroris itu hanya tuduhan Indonesia, pendapat sepihak, wajarlah taktik musuh ingin menaklukkan perjuangan kemerdekaan rakyat Papua dengan berbagai macam cara dan isu==
    Papua Barat adalah sebuah wilayah geografi dan telah menjadi konflik penentuan nasib sendiri, jadi otoritas Indonesia mau buat nomenklaturkah? Atau sebutan apapun cara Indonesia percuma saja, karena masyarakat Internasional sudah mengetahui tentang perjuangan kemerdekaan rakyat Papua.
    Konotasi Teroris untuk perjuangan kemerdekaan Papua Barat bukan hal baru bagi Orang Asli Papua . Jadi Orang Asli Papua tidak kaget dengan gebrakan BNPT. Tanpa undang-undang juga sebutan teroris telah disandang oleh TPN-PB dan eksekusinya telah dilaksanakan melalui operasi militer besar-besaran di Papua, hanya sayangnya Indonesia telah gagal menggolkan Resolusi tentang terorisme di DK-PBB pada 2020 terganjal oleh AS melalui hak Veto, wasalam.(Kgr)

    BalasHapus