Sabtu, 24 April 2021

Kiprah Dewan Gereja Papua Dianggap Semakin Mempersulit Konflik


Ketua Persekutuan Gereja Gereja Jayapura (PGGJ) di Kabupaten Jayapura, Pendeta Joop Suebu mengaku tidak mengetahui kiprah organisasi yang bernama "Dewan Gereja Papua” (24/4)

Menurut Joop Suebu, "Dewan Greja Papua" adalah wadah yang sarat akan kepentingan. Dirinya juga menilai jika Dewan Gereja Papua lebih menghadirkan pertikaian ketimbang kedamaian. 

"Yang saya tahu selama ini ada Persekutuan Gereja Gereja Papua (PGGP). Kalau yang namanya 'Dewan Greja Papua' ini saya baru tahu. Karena baru berdiri sekitar bulan Desember tahun 2020,”

Pernyataan Suebu juga didorong atas "Dewan Gereja Papua" yang sebeumnya diketahui berusaha mengadukan pemerintah Indonesia ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atas tuduhan genosida kepada orang Melanesia di Papua. Bahkan mereka mendesak agar PBB untuk menurunkan tim kemanusiaan ke Papua.

Menurut Pendeta Joop Suebu, saat ini sedikitnya ada lima belas tokoh agama di Papua yang terus menyampaikan pesan kedamaian di tengah masyarakat.

Lima belas tokoh agama tersebut; Pendeta Dr. Lenin Kogoya, Pendeta Hiskia Rollo GKI-TP, Pendeta Naftali Modouw GKII, Pastor Paulus Tumayang Keuskupan Jayapura, Pendeta Joop Suebu Persekutuan Gereja-gereja Jayapura (PGGJ), Pendeta Otniel Marini GPDP, Pastor Konstan Bahang Keusukupan Jayapura, Pastor Jhon Djonga Keuskupan Jayapura.

“Tidak ada urgensi terkait genosida di Papua, saya Bersama dengan lima belas tokoh agama di Papua sepakat jika permasalahan atas konflik yang terjadi di Papua dapat diselesaikan dengan rasa persaudaraan dan kekeluargaan,”

Pendeta juga sangat menyayangkan bila ada pemuka agama di Papua yang melakukan politik praktis untuk menghasut, membangun sentimen negatif kepada umat atau jemaatnya yang dapat membuat runtuhnya persatuan dan persaudaraan di masyarakat Papua.

"Memang dalam alkitab diperbolehkan untuk berpolitik. Tetapi politik yang damai, politik untuk mengangkat kesejahteraan masyarakat dan membangun Papua ke masa depan.

0 komentar:

Posting Komentar