Sabtu, 17 April 2021

Politikus Nasional Desak Berangus Teroris Papua Sebelum Makin Berbahaya


Aksi biadab dari kelompok teroris Papua semakin menjadi, salah seorang Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin pun meminta kepada aparat keamanan untuk segera menindak pelanggaran hukum yang terjadi. Dirinya beranggapan jika kelompok teroris masih dibiarkan, khawatir dampaknya akan semakin berbahaya. (18/4)

“Saya sangat prihatin dengan situasi yang terjadi di Puncak, kelompok ini segera harus diselesaikan. Tentu Polisi dan TNI harus bertindak untuk mengatasi masalah ini, karena jika kondisi seperti ini terus berlarut akan berbahaya nanti,”

Politikus PDIP itu juga mengusulkan adanya dialog antara pemerintah pusat dan tokoh-tokoh di Papua. Menurutnya, dialog ini salah satu cara yang pas untuk menyelesaikan masalah.

“Adanya anggapan tidak perlunya dialog karena kasus ini adalah pemberontakan juga bisa dipikirkan ulang. Ini bukan tentang pemberontak, anggap saja ini dialog antara pemerintah pusat dengan daerah, sebab mau seperti apa juga pemerintah daerah lebih memahami kondisi di Papua,”

TB Hasanuddin juga menilai jika target dari keganasan teroris tidak hanya kepada arat keamanan. Pihaknya percaya jika banyak elemen lain juga berpotensi menjadi korban. Hal tersebut terbukti karena korban juga merupakan guru, pengojek, bahkan siswa sekolah.

“Ya ini juga harus diperhatikan, kasus sebelumnya sudah membuktikan jika kelompok ini adalah musuh bersama. Bagaimana tidak, mereka sudah membunuh guru, tukang ojek, dan siswa. Ini sangat tidak manusiawi,”

Diketahui, dalam sepekan terakhir ini, ulah Teroris Papua telah mengakibatkan empat nyawa melayang, bahkan bangunan sekolah, rumah warga, dan rumah anggota DPRD di Beoga juga menjadi sasaran. Pada Kamis (8/4), seorang guru SD atas nama Oktavianus Rayo (43) tewas ditembak KKB di Kampung Julukoma. Pada Jumat (9/4), guru SMP bernama Yonathan Randen tewas ditembak KKB. Tukang ojek bernama Udin (41) tewas ditembak KKB di Pasar Ilaga, pada Rabu (14/4). Pada Kamis (15/4), seorang pelajar SMA di Ilaga tewas ditembak KKB.

Kabar terbaru bahwa eksistensi teroris Papua di Kabupaten Puncak juga disebut melakukan kekerasan seksual dengan memperkosa gadis-gadis desa. Atas aksi tersebut para tokoh-tokoh dari Distrik Beoga geram dan mengutuk kelompok tersebut.

0 komentar:

Posting Komentar