Minggu, 18 April 2021

Selamat dari Serangan Teroris Papua, Warga Beoga ‘Bakar Batu’


Suka dan haru, masyarakat Distrik Beoga Kabupaten Puncak menggelar upacara adat Bakar Batu. Dalam kegiatan tersebut masyarakat beranggapan jika tradisi digelar atas rasa syukur pasca selamat dari penyerangan kelompok teroris sebelumnya. (19/4)

Diketahui bahwa kelompok teroris Papua telah melakukan penyerangan secara membabi buta di Distrik Beoga. Tercatat bangunan sekolah dan rumah tokoh dibakar, tak hanya itu 4 orang dinyatakan tewas atas penyerangan yang dilakukan. Diantaranya ada 2 orang guru, seorang pengojek, dan seorang pelajar SMA.

“Bakar batu ini ungkapan syukur dari selamatnya warga Beoga atas penembakan dan pembakaran yang dilakukan Teroris Papua. Ini menunjukkan betapa sesungguhnya orang Papua cinta damai dan berharap Papua selalu damai," ungkap Kepala Suku Dambet, Benner Tinal.

Dikabarkan bahwa Banner Tinal sempat menjadi sasaran aksi dari Teroris Papua, hal tersebut diyakini ketika gerombolan separatis berupaya membakar rumah dinas di Beoga dan rumah-rumah kepala suku lainnya.

Ditambahkan oleh Bener Tinal jika pihaknya mengecam aksi yang dilakukan oleh kelompok teroris. Menurutnya tindakan yang dilakukan sudah meresahkan dan sangat memberi ketakutan pada warga di Beoga.

“Honai kami dibakar, padahal honai dalam adat Papua itu bukan hanya sebagai rumah. Kami mengecam aksi itu, meski kami juga tidak bisa berbuat banyak karena sangat ketakutan. Tapi sekarang kami sudah merasa lebih baik, kami berterima kasih kepada aparat keamanan yang sudah datang ke Beoga untuk memberi rasa aman,”

0 komentar:

Posting Komentar