Kamis, 15 April 2021

Teroris Papua Tembak Seorang Siswa SMA di Kabupaten Puncak

 



Aksi teror berupa penembakan masih terus terjadi, kabar terbaru seorang warga sipil yang merupakan siswa SMA 1 Ilaga, Kabupaten Puncak tewas tertembak kelompok teroris Papua. (16/4)

Diketahui bahwa korban bernama Ali Mom yang berstatus sebagai pelajar tersebut ditembak mati oleh teroris pimpinan Lekagak Telenggen di Kampung Tagaloa, Distrik Ilaga pada 15 April 2021 pukul 20.00 malam.

Atas peristiwa tersebut, Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal mengaku geram dengan aksi-aksi teror yang mengancam keselamatan di Kabupaten Puncak. Wagub sangat berharap kepada aparat keamanan untuk bisa segera mengendalikan situasi agar segera kondusif sehingga masyarakat bisa beraktivitas dengan nyaman.

Peristiwa sebelumnya, setidaknya 40 warga pendatang di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak telah dievakuiasi ke Kabupaten Mimika. Hal tersebut sebagai buntut dari rentetat aksi teror berupa penembakan dalam sepekan terakhir.

“Kami harap pihak keamanan bisa mengendalikan situasi di Puncak, masyarakat juga saya mohon untuk bisa sama-sama menjaga keselamatan bersama. Kami memaklumi tentang evakuasi kepada guru dan nakes (tenaga Kesehatan) karena memang mereka cukup merasa terancam,”

Klemen dalam penyampaiannya mengutuk keras tindakan yang dilakukan oleh kelompok teroris. Menurutnya tindak kekerasan yang selama ini diperlihatkan adalah cara yang salah.

“Tentu cara-cara seperti itu tidak dibenarkan, apalagi korbannya adalah guru yang berjuang untuk mencerdaskan anak-anak generasi penerus bangsa di Papua,”

Wagub kembali menegaskan jika tidak boleh lagi ada aksi kekerasan yang mengacaukan aktivitas warga di Puncak, utamanya pendidikan, Kesehatan, atau berbagai aktivitas lainnya yang berimplikasi pada perputaran ekonomi masyarakat.

“Di wilayah pegunungan sudah terlambat pendidikannya, aksesnya semua serba terbatas. Jadi jangan kecaukan pendidikan supaya anak-anak disana bisa maju dan mengerti dunia luar,”

0 komentar:

Posting Komentar