Kamis, 13 Mei 2021

Dukung Proses Penyidikan Terhadap VY, Aktivis Papua Minta Jangan Ada Intervensi


Proses penyidikan terhadap aktor kerusuhan 2019 Viktor Yeimo yang ditangkap aparat keamanan di Abepura beberapa waktu lalu mulai terbuka.

Dilansir dari detikpapua dan sebaran digital, Viktor Yeimo mengungkapkan keterlibatan beberapa para pejabat dan elit papua ikut memberikan dukungan berupa fasilitas dan uang sebelum dan sesudah terjadinya aksi kerusuhan 2019 tahun lalu.

Dari data yang dihimpun, Viktor menceritakan kalau sebelumnya dirinya dijanjikan dana 275.000.000 untuk menggerakkan massa setelah aksi dana akan diterima di salah satu ruangan di kantor gubernur.

"Oknum pejabat termasuk oknum dari KNPI menjanjikan dirinya uang untuk dibagikan kepada kelompok KNPB yang telah berhasil membawa ribuan massa ke halaman kantor gubernur," ungkapnya

Namun, Viktor sangat kecewa setelah aksi dilakukan uang yang dijanjikan tersebut hanya diterimanya sebesar 5.000.000 saja, sisanya dibawa oleh oknum KNPI  tersebut, namun yang menjadi target aparat keamanan adalah dirinya, sehingga harus bersembunyi dari kejaran aparat keamanan.

Salah satu aktivis Papua yang selama ini ikut mendukung Viktor Yeimo memberikan dukungan moril kepada Viktor, saat dikonfirmasi dirinya mengatakan apa yang diungkapkan oleh Viktor itu benar sehingga kami harus mendukung proses penyidikannya.

"Kami dari aktivis Papua mendukung proses penyidikan terhadap Viktor karena dalam kasus ini bukan hanya Viktor saja yang bersalah dan yang ditangkap, oknum-oknum pejabat dan elit Papua yang selama ini memberikan dana kepada Viktor juga harus ditangkap," terangnya.

Lebih lanjut katanya, dana yang sekian banyak itu dari mana kalau bukan korupsi, sedangkan Viktor sendiri hanya boneka mainan mereka.

Jadi, sebaiknya aparat penegak hukum juga menangkap oknum-oknum yang sudah disebutkan Viktor.

Jangan ada intervensi-intervensi yang mengatasnamakan pihak  dewan Gereja, pihak KNPB, ulmwp, OPM dan lain sebagainya untuk meminta Viktor dibebaskan.

"Kasihan Viktor selama ini hanya jadi pion permainan pihak yang punya kepentingan alias korupsi, inilah saatnya Viktor harus berani membongkar semua otak kekacauan di Papua," tuturnya.

Nama aktivis tidak ditulis demi keamanan dirinya.

0 komentar:

Posting Komentar