Kamis, 20 Mei 2021

Menko Polhukam: Kelompok Teroris Papua Bukan Bagian Rakyat Sipil Papua


Terkait penindakan hukum atas banyaknya aksi teror yang terjadi di Papua, pemerintah secara tegas mengatakan jika penyebutan kelompok Teroris Papua adalah bagian terpisah dari kelompok masyarakat sipil.

“Teroris Papua bukan sebagai masyarakat sipil, ini adalah bagian yang terpisah. Negara melakukan upaya penindakan karena aksi-aksinya sudah sangat merugikan,”

Pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD tersebut sekaligus menjabarkan terkait upaya penanganan yang dilakukan aparat keamanan TNI Polri di Papua.

“Terpisahnya kelompok teroris ini cukup memudahkan aparat keamanan untuk bisa melakukan upaya penindakan. Sehinga setiap upaya penegakan hukum tidak menyasar korban dari warga sipil,”

Meski demikian, Mahfud menyadari jika kelompok teroris Papua memiliki siasat untuk menjadikan warga sipil sebagai tameng dalam melancarkan aksi-aksinya.

“Memang tidak mudah juga dibedakan, namun tindakan khusus telah diambil oleh aparat untuk menumpas kelompok teroris. Saya tegaskan tindakannya kepada kelompok teroris, bukan kepada orang Papua,”

0 komentar:

Posting Komentar