Sabtu, 08 Mei 2021

Pengamat Nasional Tepis Dampak Keamanan atas “Label Teroris Papua”


Perkembangan situasi di Papua terkait eksistensi gerakan teroris di Papua menarik perhatian pengamat ekonomi politik, Arya Wishnuardi mengatakan jika penyematan label teroris pada beberapa waktu lalu akan memberikan dampak signifikan dalam bidang keamanan.

“Penyematan label teroris bagi kelompok separatis itu sudah sangat tepat. Tindakan yang diambil pemerintah akan menurunkan eskalasi kekerasan yang terjadi di Papua.

Arya bahkan menolak tuduhan terkait isu terkait dampak lain pasca pengkategorian kelompok separatis di Papua sebagai teroris.

“Saya tegaskan jika itu tidak akan berdampak, sebab yang ditangani pemerintah ini kelompok teroris, bukan masyarakat. kecuali memang kalau masyarakat itu jadi bagian (simpatisan) dari pergerakan terlarangnya,”

Lebih lanjut, Arya juga menegaskan jika konflik di Papua yang lekat dengan penggunaan senjata sebagai simbol kekerasan, akan menyulitkan upaya rekonsiliasi dan pencarian solusi menjadi semakin terkendala.

“kekerasan itu akan merugikan dua beah pihak (kelompok teroris dan pihak keamanan), hal ini dilihat dari penggunaan senjata. Dilain sisi, ada masyarakat sipil yang juga merasakan dampaknya,”

Sebagai warga negara, Arya berpandangan jika Papua tetap berada dalam bingkai NKRI. Namun dirinya juga berharap dalam keintegrasian Papua juga harus terwujud nilai kedamaian dalam pada dinamika kehidupan masyarakatnya.

"Kita sebagai bangsa Indonesia sangat berharap Papua tetap berada dalam bingkai NKRI, namun juga dalam bingkai yang mengedepankan damai, mengedepankan kepentingan pembangunan dan kesejahteraan bagi masyarakat Papua,"

0 komentar:

Posting Komentar