Rabu, 16 Juni 2021

Ada Anggaran dari DPRD Tolikara Mengalir ke Kelompok Teroris


Pengamat terorisme Stanislaus Riyanta menyebut ancaman kelompok teroris di Papua tidak bisa dibiarkan karena sudah banyak merugikan dan juga dianggap sebagai pelaku utama dalam pelanggaran HAM.

Bahkan Riyanta menyampaikan ketidak sepahaman dirinya atas berbagai pembelaan yang dilakukan oleh kelompok teroris. Riyanta menilai tindakan tersebut sudah sangat keterlaluan karena kelompok teroris mengumbar pernyataan seakan Papua adalah wilayah perang dan mereka tidak bertanggung jawab atas korban dari masyarakat pendatang.

“Ini sebagai bukti kalau kelompok teroris adalah pelaku utama pelanggaran HAM di Papua. Tetapi selama ini mereka selalau bermain propaganda dan memutarbalikkan fakta,”

Riyanta dalam keterangannya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar paham akar masalah konflik di Papua.

“Semua masyarakat harus tahu faktanya, kelompok teroris sedang bermain peran. Mereka adalah pelaku namun dalam setiap keterangannya mencoba mendorong propaganda seolah-olah mereka sebagai korban,”

Terkait penanganan konflik yang terjadi di Papua, Riyanta mengatakan jika kehadiran aparat keamanan akan mengutamakan keselamatan masyarakat sebagai tujuan utama. Dirinya juga meyakini jika aparat tidak akan mundur sejengkalpun untuk melindungi rakyat dan kedaulatan negara.

“Kehadiran aparat keamanan di Papua adalah untuk melindungi masyarakat dari berbagai ancaman, termasuk ancaman dari kelompok teroris. Salah satu bentuk perlindungan yang diberikan adalah menindak tegas kelompok-kelompok yang melakukan ancaman dan gangguan terhadap masyarakat,"

Sebelumnya eksistensi kelompok separatis juga disorot lantaran kepolisian berhasil menangkap jaringan teroris pemasok senjata api dan amunisi ilegal. Ratius Murib ditangkap di Bandara Mulia, Kabupaten Puncak Jaya dengan barang bukti uang sejumlah Rp370juta. Diketahui bahwa uang tersebut didapat dari rekannya berinisial SW yang menjabat sebagai anggota DPRD Tolikara.

2 komentar:

  1. DPR adalah perwakilan dari rakyat untuk rakyat. Bantuan dana dari DPRD kepada OPM/TPN adalah wajar sebagai ucapan terima kasih dari DPRD kepada masyarakat. Karena yang memberikan SK anggota DPRD adalah rakyat dan bagian dari rakyat adalah OPM/TPN

    BalasHapus