Selasa, 15 Juni 2021

Jaringan Pemasok Senpi Raup Miliaran Rupiah, Teroris di Hutan Justru Hidup Kelaparan


Aparat kepolisian dikabarkan berhasil menangkap pemasok senjata api ilegal yang diedarkan kepada kelompok teroris di wilayah Kabupaten Puncak, Papua, yang digunakan untuk melakukan serangkaian aksi teror dan penyerangan. (16/6)

“telah diamankan oleh satuan gabuangan terduga jaringan teroris penjual senjata api dan amunisi ilegal di wilayah Kabupaten Puncak, Papua,” ujar KBP Iqbal, Kasatgas Humas Nemangkawi.

Diketahui terduga bernama Ratius Murib alias Neson Murib tersebut sudah berulang kali melakukan transaksi senjata api dan telah meraup keuntungan miliaran rupiah. Dalam keterangan pers disebutkan bahwa keuntungan Ratius mencapai 1,39 miliar dalam sejumlah transaksinya.

Ratius diketahui berhasil ditangkap di kawasan Bandara Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, ketika hendak melakukan perjalanan ke Kabupaten Timika. Dalam penangkapan tersebut ditemukan barang bukti berupa uang sejumlah Rp370 juta yang masih didalami petugas.

“Dalam penangkapan saja kembali kami temukan uang tunai Rp370 juta, apakah barang bukti ini terkait kasusnya atau tidak, sampai saat ini masih didalami oleh petugas,”

Sebelumnya ramai diberitakan jika jaringan Teroris Papua sedang menunggu pencairan dana desa. Pernyataan tersebut disampaikan Ali Kabiay sebagai tokoh pemuda Papua yang menduga ada kepentingan lain yang akan dimanfaatkan kelompok teroris terkait distribusi dana desa. 

“Bisa jadi kabar terdesaknya kelompok teroris ini juga karena menunggu pencairan dana desa. Hal ini perlu menjadi antisipasi dari pihak keamanan karena catatan sebelumnya bahwa kelompok teroris selalu melakukan tindakan kriminal demi bisa mendapatkan bagian (dana desa),”

0 komentar:

Posting Komentar