Minggu, 20 Juni 2021

Menguatkan Bukti Ketua DPRD Tolikara Sonny Wanimbo adalah Simpatisan Teroris Papua


Setelah sebelumnya terbukti melakukan sokongan dana kepada kelompok teroris Papua, Sonny Wanimbo berusaha melakukan klarifikasi terkait kabar tersebut. Meskipun telah ditemukan pula jejak digital dari akun media sosialnya yang seakan telah memperjelas bila Sonny Wanimbo merupakan simpatisan Gerakan terorisme di Papua. (21/6)

Dalam foto yang diunggahnya pada sosial media instagramnya pada 11 Agsutsu 2020 tersebut, terlihat seorang anak kecil tengah memegang kertas bertuliskan "Bapa bilang 1 Desember itu Hari Papua Merdeka. 1 Desember 1961 - 1 Desember 2018".

Atas insiden tersebut, sebelumnya partai Nasdem sebagai partai pengusung Sonny Wanimbo telah melayangkan ancaman terhadapnya. Menurut Waketum Nasdem Ahmad Ali, pihaknya mengatakan jika Nasdem akan melakukan pemecatan bila dugaan tersebut terbukti.

"Bila itu betul adanya, sudah otomatis kita pecat karena ini prinsip bernegara. NasDem lahir sebagai salah satu parpol dengan cita-cita menjaga NKRI. Artinya, semua kader NasDem tegak lurus dengan cita-cita partai,"

Sonny termasuk salah satu pemimpin dan kader partai yang cukup aktif. Tak jarang ia turun ke lapangan bertemu dengan masyarakat Papua. Sonny tampaknya juga telah mendapat tempat di hati masyarakat.

Soal keterlibatannya dengan pendanaan kelompok teroris, saat ini pihak kepolisan tengah melakukan penyelidikan. Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri menegaskan jika setiap yang terlibat dalam upaya menyuplai senjata api dan barang ilegal lainnya kepada teroris makan akan diperiksa.

“pengungkapan kasus ini sangat penting untuk memutus mata rantai penyediaan persenjataan dan amunisi kelompok teroris. Saya juga sudah perintahkan agar kasus tersebut ditangani Polda Papua secara langsung untuk proses yang lebih cepat dan menyeluruh,”

Seperti diketahui, Ratius Murib diamankan oleh kepolisian di Puncak Jaya, Papua, pada Senin (14/6/2021). Ratius saat itu kedapatan membawa uang tunai Rp370 juta dalam bentuk pecahan Rp 100 ribu. Selain uang tunai, juga ditemukan alat bukti lain yaitu bukti transfer.

0 komentar:

Posting Komentar