Selasa, 22 Juni 2021

Penyesalan Mantan Anggota Teroris Papua, Kami Hidup Tidak Nyaman


Mantan anggota teroris di Kabupaten Lanny Jaya, Delison Telenggen mengaku sengsara dalam kehidupannya sebagai bagian dari kelompok separatis. Delison dalam keterangannya mengatakan jika dirinya kerap kelaparan dan kesulitan hal mencari makan.

Delison dalam alasannya kembali ke pangkuan NKRI karena menginginkan menjadi rakyat yang bebas dalam beraktivitas. Sebab ketika masih menjadi anggota teroris, Delison tidak pernah bisa menikmati kemudahan. Setiap harinya Delison hanya bisa berdiam diri di hutan dengan keterbatasan.

“Saya adalah mantan anggota Purom Wenda yang sering membuat kekacauan di Lanny Jaya. Hidup saya tidak enak, saya lelah jadi orang yang tidak tenang (karena menjadi anggota teroris),”

Atas kembalinya Delison, saat ini dirinya tegas mendukung aparat keamanan untuk menegakkan hukum terhadap kelompok teroris yang bertujuan untuk melindungi warga di Papua. Delison meyakini jika kehadiran TNI Polri memberi pengaruh positif demi terjaganya situasi keamanan.

"Aksi kelompok teroris hanya bisa membuat keresahan di masyarakat. Jadi saya mau sampaikan dukungan kepada TNI Polri,"

Kelompok separatis di Papua dalam eksistensinya telah dianggap sebagai kelompok penebar teror yang patut ditumpas. Pasalnya, kelompok teroris semakin hari selalu menunjukkan kebrutalannya. Mereka makin gencar melakukan gangguan keamanan terhadap masyarakat. Bahkan kelompok teroris tidak segan melukai warga sipil dengan intimidasi.

Intimidasi yang dilakukan teroris Papua akhirnya telah menyebabkan trauma berkepanjangan. Warga setempat diketahui sering merasakan tidak aman serta terutama bagi anak-anak.

0 komentar:

Posting Komentar