Kamis, 17 Juni 2021

Ratusan Juta Dana bagi Teroris Mengalir dari Plat Merah, Sonny Wanimbo Terancam DIpecat?


Pasca penangkapan Ratius Murib alias Neson Murib selaku penyuplai senjata api dan amunisi bagi Kelompok Teroris Papua, Kepolisian kini tengah mendalami asal aliran dana yang rencananya akan diberikan kepada Kelompok Teroris Papua pimpinan Lekagak Talenggen tersebut. (18/7)

Hal ini menyusul temuan sejumlah bukti transfer, serta buku catatan keuangan mengenai pengeluaran dan pemasukan atas transaksi Kelompok Teroris Papua yang disimpan oleh Neson Murib.

Diantara sejumlah bukti transfer yang ditemukan tersebut, selain adanya dugaan transaksi dari Sonny Wanimbo (Ketua DPRD Tolikara), Kepolisian mengungkap sumbernya dana lain yang berasal dari Pemerintah Daerah Puncak sebesar Rp 600 juta.

“Pada saat penangkapan Murib di Bandara Mulia ada sejumlah catatan dan bukti transfer yang diamankan. Diantaranya ada daftar pemasukan dan pengeluaran kelompok teroris. Diantaranya juga ada catatan bantuan uang tunai dari Pemda Puncak sebesar Rp 600 juta kepada Lekagak Talenggen,” ujar AKBP Arief Fajar Satria.

Polisi juga menyampaikan ada beberapa transaksi bernilai puluhan juta dari Lekagak Telenggen dan Numbuk yang digunakan untuk keperluan jual beli senjata serta amunisi.

“Kemudian ada buktu pengiriman lainnya dari Lekagak Telenggen dan Numbuk, bernilai puluhan juta yang juga akan dipergunakan untuk keperluan pembelian senjata dan amunisi,”

Sementara itu terkait aliran dana kepada kelompok teroris yang bersumber dari kalangan pemerintahan, Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali selaku pengungsung Sonny Wanimbo sebagai Ketua DPRD Tolikara turut angkat bicara.

ia menegaskan bahwa pihaknya takkan memberi toleransi kepada kadernya yang terlibat kasus kriminal, apalagi terkait kegiatan separatis atau makar.

0 komentar:

Posting Komentar