Sabtu, 19 Juni 2021

Tokoh Papua Apresiasi Pembubaran Aksi Mengancam Negara, “Mereka Sudah Meresahkan”


Pembubaran atas eksistensi kelompok berseberangan dengan NKRI yang beraliansi pada gerakan politik di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, mendapat dukungan dari sejumlah tokoh asal Papua. Hal tersebut lantaran upaya Kepolisian dalam menjaga situasi keamanan justru dipolitisasi oleh para simpatisannya. (20/06)

Sebagai tokoh pemuda dan intelektual asal Papua, Ali Kabiay dalam kesempatannya mengatakan jika aksi yang dilakukan oleh kelompok yang berseberangan dengan NKRI tersebut telah menyalahi aturan hukum. Pihaknya lantas mengapresiasi tindakan Kepolisian dengan alasan kegiatan yang digelar telah mengancam kedaulatan dan meresahkan aktivitas masyarakat.

“saya sampaikan dukungan dan apresiasi kepada Polres Jayawijaya atas penanganan kepada kelompok yang berseberangan dengan NKRI. Tentu upaya polisi dimaksudkan untuk menjaga situasi keamanan agar tetap kondiusif,”

Ali juga menegaskan agar peristiwa tersebut tidak dipelintir fakta-faktanya hanya untuk mendukung kepentingan kelompok tertentu. Menurutnya upaya propaganda yang dilakukan oleh simpatisan kelompok yang tidak bertanggung jawab dapat memicu aksi lanjutan yang justru berdampak negatif.

“apa yang dilakukan oleh Porles Jayawijaya ini sudah sesuai dengan prosedur, sehingga saya meminta kepada seluruh pihak untuk tidak melakukan propaganda dan penghasutan,”

Dilain tempat, Tokoh Masyarakat Kabupaten Jayawijaya yang juga merupakan Kepala Suku Kurima, Hengky Heselo dalam keterangannya menyampaikan jika tindakan pembubaran oleh Kepolisian atas kegiatan ilegal seharusnya mendapat dukungan dari seluruh komponen.

“Polisi sudah mengambil tindakan yang tepat sesuai dengan aturan dan hukum, maka sudah seharusnya tindakan itu mendapat apresiasi. Kelompok ini sudah sangat meresahkan warga di Wamena,”

Hengky dalam penyampaiannya menerangkan jika kegiatan yang dilakukan oleh kelompok yang berseberangan dengan NKRI sangat bertentangan dengan aturan hukum. Sehingga sudah menjadi kewajiban dari Kepolisian untuk mengambil langkah tegas.

0 komentar:

Posting Komentar