Sabtu, 31 Juli 2021

AROGANSI KESUKUAN DALAM KEKUASAAN ADALAH AWAL KETIDAKPERCAYAAN MASYARAKAT TERHADAP LUKAS ENEMBE


Kepada Gubernur Provinsi Papua

Dengan Hormat

Salam Sejahtera 

Semoga Bapak di berikan Kesehatan, kebijaksanaan, Panjang usia dan keamanan Oleh Tuhan Yesus, Agar mengabdi dan melayani rakyat dan masyarakat Papua.

Menindak lanjuti VISI-MISI LUKMEN jilid II kalimat terakhir yaitu "BERKEADILAN", maka pada kesempatan ini, kami usulkan agar bapak gubernur kembali meninjau rekomendasi kepada bapak Yunus Wonda dr partai Demokrat. 

Bapak Gubernur harus adil dalam mengambil keputusan/kebijakan, sebab Demokrat sudah menjabat Gubernur Papua, maka Partai Demokrat tidak perlu lagi usung calon PAW wagub Papua sebab di Papua terdiri dari:

1. 255 Suku

2. 5 Wilayah adat

3. 9 partai Koalisi dari 16 parpol

4. Dapil V Penyuplai suara terbanyak

5. Gubernur, DPR, PON Papua, OPD di propinsi Papua di dominasi suku Dani

Oleh sebab itu, Bapak Gubernur sebagai Ketua Papua bangkit jilid II, segera  keluarkan Bapak Kenius Kogoya & Bapak Yunus Wonda dari calon wagub Papua PAW. 

Pak Kenius Kogoya adalah ketua DPD partai Hanura Papua sekaligus Ketua KONI Papua yg kelola 900 milyar dana PON, Sedangkan Pak Yunus Wonda adalah Wakil Ketua I DPR Papua, sekaligus Ketua harian PB PON Papua yang kelola anggaran 4 Triliun. Jika mereka berdua di akomodir dalam cawagub PAW Papua maka, berpotensi menggunakan uang PON utk belanja kursi saat pemilihan Wakil di DPR Papua. 

Demikian penyampaian kami, atas perhatian Bapak Gubernur, kami sampaikan terima kasih. 

Shaloom

Generasi Penyatu Bangsa Papua

0 komentar:

Posting Komentar