Minggu, 29 Agustus 2021

Alasan Sakit, Viktor Yeimo Seperti Tikus Direndam Air


Agus Kossay sebagai Ketua Umum KNPB Pusat diminta untuk tidak melakukan upaya politisasi terkait kondisi yang sedang dialami oleh Viktor Yeimo. Menurut sejumlah pihak, Kossay dianggap sedang mencari perhatian publik dengan memanfaatkan Viktor Yeimo yang sedang kritis.

Terakhir kali Agus Kossay sudah diperingatkan oleh Buchtar Tabuni terkait tindakan provokatifnya, namun belakangan dirinya tetap terus menggalang massa untuk melakukan aksi bahkan upaya persekusi terhadap Kepala Kejaksaan Tinggi Papua.

"Stop dengan aksi-aksimu itu, kamu tidak bisa melakukan semuanya dengan alasan membela Viktor Yeimo. Mungkin ini jadi peringatan yang terakhir kalinya, setelah itu kamu akan tanggung akibatnya," ungkap Buchtar Tabuni.

Sebelumnya Buchtar menegaskan jika aksi Agus Kossay hanya dimaksudkan sebatas untuk mencari simpati anggota KNPB. Hal itu dilakukan lantaran Kossay masih menginginkan untuk dipilih kembali sebagai Ketua Umum.

"Belakangan ini memang dia begitu aktif, tapi juga harus diingat kalau KNPB juga mau melakukan pemilihan ketua lagi,"

Merujuk pada kondisi Viktor Yeimo, jubir KNPB tersebut sudah mendapatkan rekomendasi untuk dilakukan penanganan kesehatan atas keluhan sakitnya. Namun kondisi Viktor justru sempat diragukan oleh salah seorang tokoh senior Papua.

"Dia itu sakit betulan atau tidak kita semua juga buta, saya hanya berharap kalau dia sebagai penjahat ya harus dihukum. Jangan sampai alasan sakit itu digunakan Viktor untuk kabur," ungkap Franz Korwa.

Korwa merasa janggal dengan alasan sakit Viktor Yeimo, hal tersebut disandingkan dengan ingatannya kala Viktro melakukan orasi dengan berapi-api dihadapan ribuan simpatisan gerakan separatism Papua di kantor gubernur pada tahun 2019 lalu.

"Coba lihat dia dulu waktu teriak-teriak seperti tanpa ada dosa, dia terlihat begitu kerasnya menentang negara. Tapi sekarang saat dihadapkan dengan hukum sebagai pertanggung jawaban perbuatannya, dia seperti tikus direndam air,"

0 komentar:

Posting Komentar