Senin, 23 Agustus 2021

Buchtar Tabuni Minta Agus Kossay Tak Provokasi KNPB dalam Aksi Pembebasan Victor Yeimo


Wakil Ketua ULMWP, Buchtar Tabuni menilai aksi demo anarkis yang dilakukan KNPB dalam menuntut pembebasan Victor Yeimo dianggap upaya cari panggung seorang Agus Kossay.

Buchtar dalam penyampaiannya mengungkapkan jika Agus Kossay sedang memanfaatkan situasi Victor Yeimo yang saat ini sedang mendekam dalam sel tahanan Mako Brimob Jayapura. Agus Kossay baru kembali sibuk mencari hati simpatisan KNPB agar bisa dipilih lagi menjadi Ketua KNPB.

"Selama ini apa yang sudah dibuat Agus Kossay, dia hanya duduk tidak berbuat apa-apa. Sekarang dia sibuk membuat aksi, mencari simpati rakyat untuk bisa dipilih lagi,"

Buchtar Tabuni menyinggung hukum karma akan berlaku kepada setiap orang munafik. Hal tersebut diungkapkannya melihat situasi dalam aksi terakhir yang berakhir rusuh, termasuk kepala Agus Kossay yang robek dan berdarah.

"Hukum karma itu akan berlaku, tanah Papua ini semua akan membalas setiap perbuatan orang-orangnya. Kalau kau baik maka kebaikan juga yang akan didapatkan, tapi kemarin kepalanya saja sudah robek berdarah-darah,"

Buchtar menambahkan jika aksi turun ke jalan yang berujung kekacauan tetap terus dilakukan, dirinya khawatir proses hukum yang akan dijalani Victor Yeimo akan semakin sulit. Pasalnya Buchtar mendapat kisaran suara terkait pemindahan Victor Yeimo keluar Papua jika situasi keamanan dianggap menjadi ancaman.

"Dulu dia (Agus Kossay) adalah korban, kita semua dipindahkan ke Kalimantan. Kemudian sekarang kenapa dia seolah menjadi pelaku agar orang lain juga dipindahkan? Victor Yeimo akan diancam untuk diproses diluar Papua,"

Mantan Ketua KNPB periode awal tersebut juga menyebutkan terkait pertimbangan putusan hakim nantinya jika terjadi kerusuhan/kekacauan dikarenakan pengaruh KNPB. Dirinya menyebutkan jika putusan terhadap Victor Yeimo justru menyulitkan, maka Agus Kossay harus mau bertanggung jawab.

0 komentar:

Posting Komentar