Jumat, 06 Agustus 2021

Bupati Paniai Tak Mau Kompromi meski KKB Terdesak dan Kurang Dana


Beredar kabar tentang kondisi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Paniai yang tengah terdesak karena kesulitan dana dan bahan makanan. Hal tersebut seolah berkaitan dengan aksi KKB yang terbatas karena kehadiran aparat keamanan yang di Paniai.

Bupati Paniai Meki Nawipa saat dikonfirmasi tidak menampik kabar tersebut. Nawipa membenarkan jika terdapat permohonan terkait dukungan dana untuk keperluan operasional KKB.

“Saya dapat laporan kalau KKB ini minta uang. Mereka mengirimkan surat lewat orang suruhan,”

Nawipa mengungkapkan desakan permintaan sejumlah uang oleh KKB juga berkaitan dengan proses pengerjaan sambungan kabel jaringan internet di Paniai. Namun Nawipa menegaskan jika uang yang dimiliki oleh pemerintah hanya akan digunakan untuk proses pembangunan.

“Pemerintah ini punya uang untuk membangun, Paniai masih butuh pembangunan dibanyak sektor. Saya tegaskan kalau uang yang dimiliki pemerintah tidak akan digunakan untuk memfasilitasi kelompok KKB,”

Nawipa berpandangan jika ketersediaan internet di Paniai yang terbatas, secara perlahan mencoba dipenuhi oleh pemerintah. Namun aksi KKB yang secara tidak langsung telah melakukan teror terhadap pekerja, dirasa telah menghambat proses tersebut.

“paniai ini internet terbatas, maka kami ingin membangun. Saya sangat menyayangkan ada aksi teror yang dilakukan KKB kepada pekerja internet. Saya rasa ini sudah menghambat,”

Meki Nawipa juga berpandangan jika ada hal lain yang perlu dipenuhi dan dirasa lebih memberi manfaat ketimbang berkutat dengan urusan separatisme. Sebelumnya Nawipa mengaku telah mengirimkan 5 anak Papua untuk melanjutkan pendidikan di Amerika.

“Setiap yang positif pasti pemerintah akan dukung, kami kemarin berangkatkan 5 anak Papua ke Amerika. Ini akan menjadi kebanggaan, biarlah mereka menjadi contoh. Harapannya setelah selesai sekolahnya, mereka ini yang akan membangun Papua,”

0 komentar:

Posting Komentar