Kamis, 05 Agustus 2021

Hentikan Upaya Memutarbalikkan Fakta Soal Papua Adalah Indonesia


Sesungguhnya Papua sudah bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, hal ini sudah sangat jelas dan tertuang dalam Pernyataan resmi Pepera ( Penentuan Pendapat Rakyat)  1 Mei 1969, yakni Dunia dan PBB resmi mengakui Papua adalah bagian dari NKRI.

Secara de jure keberadaan Papua sebagai bagian dari NKRI, SUDAH SANGAT KUAT. Karena telah melewati proses politik yang demokratis, yaitu dengan digelarnya Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) tahun 1969. Pepera yang dilaksanakan atas mandat PBB yang menghasilkan suara mayoritas rakyat Papua memilih bergabung dengan NKRI.

Bahkan Papua menjadi bagian NKRI sejatinya malah sudah tercetus sejak Sumpah Pemuda tahun 1928. Hal ini dibuktikan dengan hadirnya tokoh Papua, Poreu Ohee (ayah dari Ramses Ohee) dalam kongres Sumpah Pemuda, di Jakarta tahun 1928. 

Waktu itu Poreu Ohee hadir dengan kapasitas sebagai tokoh pemuda Papua yaitu Kepala Desa Sentani Papua (1927), Kedudukannya sebagai Kepala Desa dijabat atas penunjukan dari Sultan Tidore, karena Papua waktu itu dibawah kekuasaan Kesultanan Tidore.

Fakta tersebut sekaligus menegaskan, bahwa Papua sudah menjadi bagian dari Kerajaan di Nusantara (Tidore) pada masa sebelum kemerdekaan (dokumen penunjukan oleh Sultan Tidore dan keterlibatannya dalam kongres Sumpah Pemuda tersimpan di Arsip Nasional Jakarta).

Dari sini bisa kita lihat, sinkronisasi antara Papua dan Indonesia tak terpisahkan memiliki dasar yang kuat. Papua adalah Indonesia itu Harga Mati!

Sehingga perlu disadari oleh seluruh komponen masyarakat atau kelompok-kelompok yang berseberangan atau yang berkepentingan agar menghindari atau tidak membuat adanya PROPAGANDA SERTA PROVOKASI YANG MEMUTARBALIKAN FAKTA SEJARAH PAPUA BAGIAN DARI NKRI.

Catatan Saksi Sejarah Papua: R. Ohee

Selamat HUT RI Ke 76

#Indonesia Tangguh

#Indonesia Tumbuh

#PapuaMaju

0 komentar:

Posting Komentar