Selasa, 24 Agustus 2021

Ketua KNPB Ingatkan Buchtar dan ULMWP Jangan Persulit Kasus Victor Yeimo


Ketua Umum Komite Nasional Papua Barat, Agus Kossay tanggapi pernyataan tak mendasar Buchtar Tabuni. Pihaknya diketahui sangat geram dengan tuduhan-tuduhan yang dilayangkan Wakil Ketua ULMWP tersebut.

Agus Kossay dalam keterangannya menyampaikan jika Buchtar mencoba membuat opini liar bagi publik terkait dengan situasi saat ini, dimana Victor Yeimo masih menjalani proses hukum. ULMWP disebut Agus Kossay telah terlalu dalam mencampuri urusan KNPB dan Victor Yeimo.

"Ada kepentingan yang sekarang sedang dilakukan oleh Buchtar Tabuni dan ULMWP. Ingat ya, Buchtar bukan bagian KNPB lagi, dia sudah keluar dan sudah lupa KNPB. Apalagi sebenarnya tidak ada kaitannya Victor Yeimo dengan mereka, ini murni urusan KNPB,"

Agus mengakui dirinya tidak terima dituduh sebagai provokator untuk menggerakkan massa KNPB dalam aksi menuntut pembebasan Victor Yeimo.

"Justru dia yang jadi provokator. Saya dengan KNPB tentu punya ikatan, apa yang dijalani Victor Yeimo juga kami di KNPB ikut sama-sama merasakan. Jadi Buchtar jangan sembarangan bicara,"

Terkait aksi desakan untuk dibebaskannya Victor Yeimo, Agus Kossay mengaku pihaknya sedang mengupayakan lewat komunikasi dengan DPR dan MRP. Secara tegas, KNPB sudah tidak akan lagi melakukan aksi turun jalan mengingat ancaman pemindahan Victor Yeimo keluar Papua.

"Kami bukan fokus untuk menuntut di jalan, kami coba komunikasikan ke DPR/MRP. Bagi kami (KNPB) ada kecurigaan tentang Buchtar yang sibuk dengan urusan Victor Yeimo, justru dia yang sedang membuat kekacauan. Aksi Buchtar bisa membahayakan Victor, bisa dia dipindahkan,"

Bahkan Agus Kossay menyampaikan permintaan langsung dari Victor Yeimo agar tidak ada aksi dari simpatisan KNPB untuk menggelar aksi turun ke jalan.

"Victor sendiri dia yang bilang kalau jangan ada aksi turun jalan. Baru itu Buchtar dan ULMWP secara sembunyi-sembunyi mau bikin aksi? Kami (KNPB) sangat marah, kenapa ada orang mau mempersulit permasalahan, sekarang kasus Victor jadi tambah susah untuk diselesaikan,"

0 komentar:

Posting Komentar