Senin, 30 Agustus 2021

Pengakuan Aktivis KNPB Soal Kondisi Sakit Viktor Yeimo


Salah seorang aktivis KNPB Kota Jayapura bocorkan siasat Viktor Yeimo untuk mencoba lari dari proses hukum yang sedang dijalaninya sekarang.

AD anggota KNPB Kota Jayapura tersebut mengatakan ternyata Viktor Yeimo tidak sedang mengalami sakit yang kritis. Dirinya bahkan membenarkan jika alasan sakit cukup memberi kesempatan kepada Viktor dan seluruh tim advokad untuk melakukan rencana-rencana lain.

"Dia tidak sakit keras, kalau sakit-sakit biasa mungkin saja. Mungkin karena kondisi psikis, karena dia baru-baru ini ditahan,"

"Iya, Viktor punya cukup waktu sekarang. Apalagi hakim sudah putuskan penangguhan untuk berobat,"

Kecurigaan tentang kabar penyakit paru-paru Viktor Yeimo yang dikatakan dapat menular jika tidak ditangani medis juga semakin menegaskan pernyataan AD terkait rencana pelarian Viktor Yeimo.

"Kemarin Viktor melakukan pemeriksaan awal, hasilnya semua normal. Cek darah, tensi, suhu, semuanya normal. Padahal sebelumnya dr. Gresia dari RSUD Jayapura merekomendasikan Viktor untuk berobat darurat,"

Menanggapi hasil pemeriksaan awal dan kelanjutan proses hukum terhadap Viktor Yeimo, Franz Korwa dalam keterangannya kembali menegaskan jika Viktor Yeimo dan orang-orang terdekatnya sedang sibuk melakukan rencana untuk kabur.

"Sudah dapat kabar bagaimana kondisi Viktor sekarang, dia normal semua. Jadi memang benar kalau aksi sakit-sakitan itu cuma sebagian cara, dia mencoba melawan negara, bisa saja dia kabur,"

Korwa juga menjelaskan terkait kondisi sakit paru-paru yang diidap Viktor, namun dirinya juga mengkritisi aksi Viktor yang menolak menggunakan masker ketika dirujuk ke rumah sakit.

"Dokter bilang dia sakit, tapi untuk pakai masker saja dia menolak, berarti Viktor sadar kalau dia tidak benar-benar sakit,"

Viktor saat ini sudah diberikan fasilitas kesehatan sesuai permintaan meskipun tidak ditemukan apa penyakitnya. Korwa menyebutkan jika perlunya kewaspadaan bagi Polri, Kejaksaan, dan Pengadilan terkait situasi saat ini.

"Kejanggalan demi kejanggalan itu mulai terlihat, tinggal bagaimana polisi, jaksa dan pengadilan melihat situasi yang terjadi sekarang. Jangan sampai mimpi buruk (kabur) itu terjadi,"

0 komentar:

Posting Komentar