Rabu, 25 Agustus 2021

Theo Hesegem Sebut Pembunuhan di Yahukimo Biadab dan Melanggar HAM


Direktur Eksekutif Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (Pembela HAM Sedunia) Theo Hesegem melontarkan kalimat kecaman terkait aksi pembunuhan dua pekerja jembatan di Kali Brazza Kabupaten Yahukimo, Papua. (26/8)

Theo dalam keterangannya saat dihubungi mengungkapkan amarahnya, pihaknya menilai aksi yang dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) pada 22 Agustus 2021 lalu sungguh biadab dan melanggar HAM.

"Ini saya lihat kondisi korban seperti itu, memang itu adalah aksi biadab yang tidak berperi kemanusiaan. Saya tegaskan jika pembunuhan itu merupakan pelanggaran HAM berat yang tidak bisa ditolerir lagi,"

Atas kondisi korban yang telah hangus terbakar, Theo mengungkapkan jika hal tersebut akan menjadi satu catatan kelam yang terus dilakukan oleh KKB.

"Ini akan menjadi satu catatan kelam lagi yang dilakukan KKB, parahnya aksi pembunuhan dilakukan dengan cara yang biadab dan tidak manusiawi. Saya merasakan bagaimana kejadian itu terjadi, pasti ketakutan yang luar biasa dialami korban sebelum dibakar,"

Atas peristiwa tersebut disebutkannya jika tim gabungan harus segera dikerahkan untuk melakukan investigas dan pengejaran terhadap pelaku (KKB).

"Saya mendorong berbagai tim untuk bisa segera melakukan investigasi, ini demi kebaikan Bersama, demi keamanan Papua. Aparat keamanan harus juga melakukan pengejaran terhadap pelaku yang sudah melakukan perbuatan melanggar hukum,"

Sementara dalam siaran pers yang dilakukan Juru Bicara KKB, Sebby Sambom mengungkapkan jika aksi pembunuhan terhadap dua pekerja PT Indo Papua di Yahukimo dilakukan oleh KKB pimpinan Elius Kobak.

"Kami bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut, kelompok Elkias Kobak sebagai pelaku dari pembunuhan dua pekerja di Yahukimo,"

0 komentar:

Posting Komentar