Selasa, 17 Agustus 2021

ULMWP Berulah, Perparah Konflik Ciptakan Dualisme di Tubuh TPNPB


Tokoh Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) meminta kepada seluruh Kodap untuk mewaspadai aksi terselubung yang ingin menghancurkan perjuangan.

George Dimara menilai TPNPB telah mencoba dilemahkan untuk mendukung kepentingan dari faksi lain perjuangan Papua. Terkait pernyataan George Dimara dalam penelusuran redaksi, faksi yang disebutkan adalah ULMWP.

"Akan terjadi ketidak murnian perjuangan, jangan macam-macam karena TPNPB adalah organiasasi perjuangan yang diturunkan dari orang-orang tua dengan membawa semangat leluhur,"

Dimara mengatakan jika TPNPB tidak terlalu dekat dengan pergerakan politik, namun pihaknya yakin jika TPNPB juga tidak buta akan dunia politik. Menurutnya upaya politisasi terhadap TPNPB sebagai sebuah penghinaan dan pelucutan nilai sejarah.

"TPNPB tidak buta politik, jangan ajari kami untuk berpolitik. Mereka (ULMWP) sedang menjatuhkan TPNPB. Ini tidak benar, kami akan melawan,"

Terkait hal tersebut, Dimara menyebut upaya pelemahan TPNPB dikuatkan dengan penunjukan Damianus Yogi sebagai panglima tertinggi TPNPB-OPM (13/8).

"Kasus ini sudah sangat serius, mereka merencanakannya dengan matang. Kemarin Yogi ditunjuk menjadi panglima tertinggi tanpa diketahui oleh pelaku perjuangan yang ada di hutan Papua. Apa yang terjadi akan membahayakan TPNPB, dualism secara nyata telah diperlihatkan,"

Lebih lanjut, Dimara menyebutkan jika kepemimpinan TPNPB versi Damianus Yogi secara langsung akan menempatkan TPNPB dibawah kendali organisasi ULMWP. Padahal kelompok ULMWP selalu dikaitkan dengan aktivitas intelijen Indonesia.

"Pengalaman intelijen Indonesia, sudah masuk ke tubuh ULMWP. Ini berarti pergerakan politik yang dibawa sudah tidak murni. Konflik bersenjata di hutan akan jadi tempat bergantung yang terakhir kalinya,"

0 komentar:

Posting Komentar