Senin, 27 September 2021

Kepala Suku Papua: PON sebagai Sarana Promosi Budaya Luhur


Arus globalisasi yang saat ini terjadi bahkan hingga kepelosok-pelosok negeri menurut salah seorang Kepala Suku Papua perlu disikapi dengan arif dan bijaksana. Naftali Mabel mengungkapkan jika era digital tak hanya memberi kemudahan namun juga menyimpan dampak lain yang akan merugikan.

“Dunia ini sudah ada digenggaman kita semua, mau memberi ataupun mencari informasi semua bisa dilakukan dengan mudah sekarang. Tetapi kita harus bisa menggunakannya dengan baik, artinya hendaknya kita bisa menahan diri. Opini di dunia maya itu sangat multitafsir,”

Hal tersebut diungkapkan Naftali Mabel melihat ramainya informasi yang tdiak tepat berkaitan dengan pelaksanaan PON di Papua yang tengah berlangsung saat ini.

“Banyak sekali berita miring seputar Papua terutama menjelang PON, seharusnya semua orang di Papua ini bisa lebih berhati-hati, Papua ini tanah yang damai, jangan dirusak dengan informasi-informasi tidak benar,”

Dirinya mengungkapkan harapan besar terutama kepada kelompok yang dikenal kerap menentang pemerintah seperti KNPB atau segala organisasi yang terafiliasi dengan gerakan separatis di Papua untuk menjaga suasana Damai, Aman, Nyaman, dan Indah.

“Terutama kepada kelompk-kelompok yang selalu bikin kacau. Ingat DANI, Damai Aman, Nyaman, dan Indah. Jangan kalian rusak dengan kepentingan-kepentingan yang tidak bisa dipertanggung jawabkan,”

Naftali juga meminta kepada seluruh elemen di Papua untuk menyebarkan berita-berita yang lebih bernilai baik demi nama Papua yang akan dikenal lebih dalam lewat perhelatan PON.

“PON jadi sarana kita semua untuk memperkenalkan budaya yang luhur dari Papua, maka jangan dirusak dan jangan diganggu. Kami minta sebarkan berita yang baik-baik mulai sekarang,”

0 komentar:

Posting Komentar