Selasa, 07 September 2021

Kerap Dapat Penolakan, Sebby Sambom Jubir KKB Mulai Sibuk Membela Diri


Meski sudah lekat dengan stigma bahwa kelompok separatis kerap melakukan kebiadaban, masih terdapat sejumlah pihak yang secara terang-terangan membenarkan aksi tersebut. Sebby Sambom sebagai juru bicara kelompok separatis dalam keterangannya bahkan menyebut jika aksi terkait masih dapat terjadi sewaktu-waktu.

Menanggapi kondisi yang ramai terjadi di Papua berkaitan dengan eksistensi gerakan separatisme, tokoh masyarakat di Kabupaten Mimika, Yulius Pigome menyampaikan jika tindakan serius dari pemerintah harus segera dilakukan untuk menghentikan aksi kelompok separatis. (8/9)

Yulius menilai jika aksi-aksi mengancam keamanan sudah membuat masyarakat menjadi tidak nyaman. Hal tersebut disampaikannya sebab aksi teror yang dilakukan KKB atau kelompok separatis lainnya kerap menyasar warga sipil yang tidak tahu akar permasalahan.

“Kami masyarakat ini jadi kelompok yang paling rentan, kami tidak punya kuasa, jadi kalau tiba-tiba ada aksi teror tidak ada jalan lain. Kami bingung mau berbuat apa,”

Pihaknya yang menyampaikan aspirasi rakyat Papua mengatakan jika tidak ada alasan untuk mendukung gerakan separatisme yang dilakukan oleh KKB. Bahkan Yulius menyebutkan jika setiap pembelaan yang seakan muncul di publik adalah sebuah kebohongan.

“Tidak ada yang bisa dibenarkan, semua aksi-aksinya saja sudah biadab begitu. Mau bicara kalau mereka membela hak orang Papua, tapi kadang orang Papua juga yang mereka bunuh,”

Pada akhir penyampaiannya Yulius menekankan agar ada upaya serius yang dilakukan TNI Polri sebagai aparat keamanan untuk menuntaskan aksi KKB yang dinilai sudah sangat dirugikan. Dirinya juga menegaskan jika upaya tersebut akan mendapat dukungan penuh oleh seluruh elemen di Papua termasuk dari lapisan masyarakat.

“Maju saja, tidak perlu khawatir tentang bagaimana-bagaimananya. Karena memang TNI Polri yang bisa berhadap-hadapan dengan KKB. Kami sebagai masyarakat hanya bisa mendukung penuh upaya yang dilakukan,”

0 komentar:

Posting Komentar