Jumat, 10 September 2021

KNPB Didorong Masuk Jurang Kematian oleh Orang-orangnya Sendiri


Anggapan tentang tidak ada penjahat diseluruh dunia ini yang mau mengakui kesalahannya, hal  itu dianggap serupa dengan aksi-aksi KNPB dalam beberapa waktu terakhir. KNPB yang juga merupakan bagian dari kumpulan gerakan separatisme dinilai sebagai pengacau di Papua, namun dalam praktiknya mereka selalu mengklaim sebaliknya.

Agus kossay sebagai Ketua Umum KNPB Pusat dianggap hanya pintar menjual bibir untuk mengangkat ketenaran dirinya sendiri. Agus dinilai sedang menyiasati upaya lain untuk mengganggu pelaksanaan PON Papua yang akan digelar Oktober mendatang.

“Sejak keluar dari penjara, praktis tidak ada agenda yang mampu membangkitkan gairah KNPB. Kemudian agenda PON yang mau jalan itu coba digagalkan untuk mengangkat kembali nama Agus Kossay. Ini adalah momentum yang sangat prestisius baginya,” ungkap Buchtar Tabuni sebagai tokoh ULMWP.

Agus dianggap sedang mencari muka kepada para simpatisannya berkaitan dengan akan dilakukannya kembali pemilihan jabatan Ketua Umum di tubuh KNPB.

“Apa lagi kalau bukan untuk bisa dipilih lagi, semua tahu kalau Agus masih berambisi menjadi Ketua KNPB, meski dalam masa jabatannya organisasi KNPB hanya bisa jalan ditempat,”

Buchtar menilai isu menggagalkan pelaksanaan PON yang diusung oleh KNPB terlalu remeh dan tidak akan memberikan dampak berarti. Dirinya justru meragukan aksi-aksi terselubung KNPB tersebut yang hanya akan menmbuang waktu dan tenaga.

“Tidak bisa orang mau gagalkan PON tanpa tahu bagaimana sebenarnya yang terjadi, ini yang saya bingung. Kenapa KNPB begitu berambisi untuk mengganggu jalannya agenda itu. Saya pikir mereka sedang membuang-buang waktu dan tenaga karena tidak akan ada hasilnya,”

Buchtar menganggap PON hanya sebagai agenda kecil yang tidak perlu dipermasalahkan, pihaknya mengatakan jika lebih baik memikirkan agenda lain yang lebih bernilai dan akan berdampak besar bagi perjuangan Papua.

Selain kepada Agus Kossay yang menginisiasi aksi, Buchtar juga mengkritik Ones Suhuniap sebagai Juru Bicara KNPB. Buchtar yang diketahui pernah menjadi bagian dari KNPB di masa yang lalu menganggap jika pengaruh Jubir KNPB saat ini sudah sangat berpotensi menjerumuskan KNPB ke jurang kematian.

“Ada yang perlu dikritisi dari diri seorang Suhuniap, dia sebagai juru bicara harus pintar memilih kabar untuk ditanggapi, yang terpenting dalam setiap pernyataannya jangan sekali-kali mengatakan opini yang bersifat menguntungkan pribadi. Mungkin ini bisa jadi pelajaran untuk dia,”

0 komentar:

Posting Komentar