Sabtu, 04 September 2021

TPNPB-OPM Kodap III Ndugama Dukung Damianus Yogi Rebut Komando Kepemimpinan


Dualisme kasus kepemimpinan TPNPB-OPM tidak hanya menjadi sengketa pada kalangan pemimpin organisasi tersebut, saat ini diketahui bahwa sudah terjadi polemik pada kalangan prajurit dan pasukan diarus bawah. 

Egianus Kogoya sebagai Pangkodap III Ndugama mengungkapkan pernyataan terkait diri dan kelompoknya dalam mendukung Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) I di Paniai atas pengukuhan Damianus Magay Yogi sebagai Panglima Tertinggi TPNPB-OPM.

Fakta tersebut diungkapkan Egianus dalam keterangan tertulisnya (4/9), Egianus menganggap jika pergantian struktur organisasi harus terus dilakukan untuk menggerakkan perubahan pada tubuh TPNPB. Bahkan diungkapkan jika pergerakan TPNPB dibawah komando Goliath Tabuni hanya jalan di tempat.

“Tidak ada keberhasilan selama ini, salah satu faktornya menurut jajaran Kodap III Ndugama adalah karena pasufnya seorang pemimpin. Goliath tidak mau melakukan inisiatif dan pergerakan nyata,”

Egianus yang menjabarkan jika kelompoknya menolak operasi di Puncak dan Tembagapura juga berkaitan dengan ketidak sepahamannya dengan Goliath Tabuni karena dianggap oportunis.

“Operasi di Puncak dan Tembagapura itu tujuannya tidak pasti, tidak mungkin pergerakan operasi dilakukan hanya untuk mencari sensasi, sedangkan harga yang dibayar sangat mahal. Sudah berapa anggota yang mati tertembak karena operasi yang tidak dipikirkan dengan baik?”

Diketahui saat ini Egianus Kogoya dan Kodap III Ndugama/Darakma sedang menunggu surat operasi dari Komando Markas Pusat dibawah komando Damianus Magay Yogi. Aksi tersebut diakhui Egianus sebagai salah satu pengakuan mendukung kepemimpinan panglima tertinggi yang baru.

“Kami dari Ndugama sepakati saat ini sedang menunggu sutay operasi dari Komando Markas Pusat TPNPB-OPM, pilihan yang kami ambil ini sebagai dukungan terhadap Damianus Yogi sebagai panglima tertinggi,”

0 komentar:

Posting Komentar