Kamis, 14 Oktober 2021

Agus Kossay: Cukup Saya, dan Tidak Ada Lagi Aktivis KNPB yang Di Penjara


Perseteruan antara kelompok perjuangan Papua mulai terkuak, Ketua KNPB minta tidak ada lagi aktivis KNPB yang ditahan aparat penegak hukum ataupun di penjara, hal ini disampaikan oleh @JP Jr. Pahabol melalui postingannya di media sosial.

@JP Jr. Pahabol menuliskan permintaan Agus Kossay selaku ketua KNPB agar anggota dan kelompoknya tidak terlibat dalam rencana pergerakan TPNPB yang dipimpin oleh Jeffry Bomanak.

"Jangan ikut-ikutan pergerakan yang dilakukan oleh kelompok garis keras (kekerasan) karena cara perjuangan kita (KNPB) melalui jalur diplomatis, sangat berbeda dengan kelompok mereka,"

Di negara manapun kemerdekaan tidak pernah diraih melalui kekerasan, semua kemerdekaan hanya bisa didapat melalui politik bukan perang.

Agus tidak ingin anggotanya dipenjara dan ditahan, cukup dirinya saja, Agus memberikan contoh dirinya yang ditangkap dan ditahan kemudian dipenjarakan di Kalimantan.

"Di Penjara Itu sangat sakit dan menderita, makanya saya, dan teman-teman yang lain pernah dipenjara di Kalimantan tidak ingin yang lainnya merasakannya"

Agus juga mencontohkan Victor Yeimo yang tidak ingin dipenjara, di tahanan brimob itu masih enak karena di brimob bukan sebuah penjara, tapi Victor pun tidak mau sampai akhirnya dia beralasan sakit.

Diketahui, Jefry Bomanak Pagawak selaku ketua OPM berdasarkan keterangan pers pihak keamanan merelease pernyataan bahwa kelompok TPNPB dan KNPB akan melakukan gangguan keamanan terhadap berlangsungnya PON.

Namun, Jeffry pada akhirnya menyebut Agus Kossay pengecut setelah Agus memberikan perintah kepada seluruh anggota KNPB tidak terlibat aksi dengan TPNPB. Jeffry menuduh Agus telah menerima dana dari ketua PON Yunus Wonda untuk tidak mengganggu jalannya PON.

Sampai dengan berita ini di release, Agus Kossay belum bisa dihubungi untuk diminta memberikan klarifikasi atas tuduhan yang disampaikan oleh Jeffry Bomanak.

Sumber: Catatan Digital @JP Jr. Pahabol

0 komentar:

Posting Komentar