Sabtu, 02 Oktober 2021

Hanya Orang Waras Yang Mampu Melihat Manfaat PON Papua, Bukan Orang Yang Hilang Akal


Pekan Olah Raga Nasional (PON) Papua hari ini dibuka oleh Presiden Jokowi, walaupun dilakukan ditengah pandemi covid-19, bagi orang Papua ini adalah wujud kepercayaan pemerintah pusat yang harus dijaga.

"Suksesnya PON XX akan memberi manfaat bagi orang Papua itu sendiri, terutama bagi orang-orang yang berpikiran waras"

Pemanfaatan yang didapat antara lain seperti peningkatan SDM, artinya mereka yang terlibat dalam penyelenggara harus punya kualitas sesuai kemampuan di bidangnya.

Dan orang-orang yang bisa mendapatkan atau menilai manfaat dari hadirnya PON di Papua hanya orang-orang yang waras saja (bukan orang yang akalnya sudah hilang).

Orang-orang yang hilang/habis akal seperti KNPB atau TPNPB OPM tidak akan pernah mampu untuk merasakan atau mendapatkan manfaat dari hadirnya PON XX di Papua, karena otak mereka hanya dipakai untuk pikiran kotor saja.

Mengganggu, merusak, menggagalkan PON itulah yang ada didalam otak dan pikiran Agus Kossay, Ones Suhuniap dan kelompoknya, mereka tidak bisa melihat berkat dari Tuhan yang diberikan lewat Pesta Rakyat ini.

Indikasi-indikasi otak kotor KNPB sudah terlihat, seperti tertangkapnya anggota KNPB yang bekerjasama mendistribusikan senjata ilegal di pegunungan bintang, berdasarkan release Polda Papua terungkap KNPB berencana mengacaukan PON Papua.

Ini akan menjadi bukti, ketika ada kekacauan pada keberlangsungan PON, maka tuduhan itu sudah jelas mengarah kepada KNPB dan TPNPB OPM nantinya.

"Sepertinya ancaman yang disampaikan oleh Jefry Pagawak selaku ketua Organisasi Papua Merdeka, yang mengancam Presiden Jokowi jika datang ke Papua"

Selanjutnya, Selain peningkatan SDM pelibatan wirausaha muda Papua yang memiliki produk yang relevan dengan PON akan menjadi peluang peningkatan ekonomi masyarakat Papua.

Dampak ekonominya yaitu kegiatan jual beli barang dan jasa yang dimiliki akan merangsang roda bisnis masyarakat sekitar yang akan bertumbuh lebih besar lagi.

"Mereka akan mengiklankan komoditas lokal seperti kopi, coklat, kerajinan lokal dan juga tempat wisata"

Semuanya tentu mendatangkan manfaat, namun tidak bagi mereka-mereka yang akalnya sudah hilang yang terus dan selalu saja menuebarkan opini miring dan hoax, (itulah KNPB yang sudah tidak punya akal).

Jadi, kalau ada yang tidak memdapatkan manfaat dari PON ini, mereka bagian dari KNPB. Jangan bodoh! tolong gunakan otak dan pikiran yang positif.

Salam Sehat, Salam Orang Waras

Fernando Maubedari (mahasiswa Papua)

Oktober, 2/2021

0 komentar:

Posting Komentar