Kamis, 21 Oktober 2021

TPNPB OPM Ultimatum ULMWP Terkait Upaya Kudeta Militer


Tpnpb opm dalam sebuah keterangan resmi menyebutkan jika ada upaya pihak ulmwp untuk membentuk kekuatan militer baru. hal tersebut disampaikan melalui surat resmi ketua OPM TPNPB kepada Benny Wenda yang diyakini akan melakukan kudeta militer.

Ketua opm tpnpb dan dewan penasehat militer yang juga merupakan tokoh adat wilayah markas besar Victoria Jeffrey Bomanak menuntut delapan poin kepada Ketua WPA, TRWP, dan ULMWP.

“Ada delapan poin yang kami tujukan kepada kelompok-kelompok bagian dari ULMWP, sehingga tidak ada cara lagi untuk mengganggu keberadaan militer TPNPB OPM,” ungkap Jeffrey Bomanak dalam keterangannya. (21/10)

Jeffrey saat dikonfirmasi melalui telepon seluler dengan tegas meminta kepada Matias Wenda, Benny Wenda, dan Sem Karoba untuk mengindahkan ultimatum yang dikeluarkannya.

“Sebagai orang-orang yang berpengaruh, Matias, Benny, dan Sem Karoba harus paham jalur perjuangan yang benar, karena sejauh ini merekalah yang berupaya ingin membelokkan fakta sejarah. Mereka mencoba memanfaatkan situasi untuk kepentingan sendiri,”

OPM TPNPB, menurut Jeffrey adalah satu-satunya organisasi perjuangan yang lahir, murni untuk memperjuangkan hak-hak orang Papua. Sehingga dirinya menegaskan tidak ada organisasi lain yang bisa menggantikannya.

“OPM TNPB lahir dari rahim bangsa Papua, murni tanpa ada kepentingan dibelakangnya. Kami tidak akan menerima organisasi lain yang bertentangan dengan OPM TPNPB, itu sama saja menelanjangi perjuangan dimasa lalu,”

Delapan poin tuntutan yang ditujukan kepada sayap organisasi bentukan ULMWP, diantaranya adalah penolakan terhadap TRWP dan WPA sebagai militer tandingan, menolak segala bentuk upaya kudeta militer, menghimbau otoritas negara PNG agar mewaspadai aksi kudeta militer yang terjadi di Papua, OPM TPNPB meminta dukungan kepada Dewan Gereja Pasifik, mendesak Matias Wenda untuk keluar dari teritorial Markas Besar Victoria, dan pernyataan atas keraguan terhadap ULMWP lewat doktrin persatuan yang dianggap penuh kepalsuan.

Jeffrey Bomanak yang mengaku berpangkat Letjen menganggap Benny Wenda yang gagal memperjuangkan bangsa Papua menuju kemerdekaan, sebaiknya menyerahkan tanggung jawab perjuangan kepada TPNPB OPM.

"Kalau sudah gagal, sebaiknya mundur dan serahkan tanggung jawab perjuangan ini kepada TPNPB OPM yang murni berjuang tanpa mencari makan dengan menjual darah orang Papua di luar negeri".

0 komentar:

Posting Komentar