Rabu, 24 November 2021

Benny Wenda Tolak KTT ULMWP


Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ULMWP yang dijadwalkan akan dilangsungkan dalam waktu dekat menuai pro/kontra, salah seorang tokoh gerakan pembebasan Papua, Octovianus Mote dalam keterangannya mengatakan jika terdapat kepentingan lain yang mendesak agar KTT tersebut urung diadakan. (25/11)

Menurut Octo Mote yang sebelumnya juga menjabat Wakil Ketua ULMWP, peran KTT sangat vital dalam menentukan arah dan tujuan untuk cita-cita pembebasan Papua. Namun belakangan dirinya menyebutkan jika agenda tersebut dihalang-halangi oleh Benny Wenda yang merupakan Ketua ULMWP sendiri.

“Melihat bagaimana arah organisasi ini untuk menuju kemerdekaan Papua justru sedang dihalang-halangi oleh Benny Wenda sendiri. Mau seperti ada dinamika terjadi, yang Namanya KTT harus dilakukan,”

Octo Mote bahkan menyebutkan jika urgensi dalam menyelenggarakan KTT, sebab periode jabatan dalam ULMWP sudah berakhir setidaknya sejak awal tahun 2021 lalu. Sehingga saat ini organisasi ULMWP tidak memiliki perangkat yang jelas sesuai kesepakatan bersama.

“Bagaimana mungkin sebuah organisasi berjalan tanpa ada pemimpin, jabatan kami semua di ULMWP sudah berakhir pada awal tahun ini. Makanya harus ada KTT untuk menentukan lagi siapa yang memegang kendali dan siapa yang harus bertanggung jawab,”

Octo Mote justru mempertanyakan maksud Benny Wenda untuk menolak dilaksanakannya KTT. Dirinya menaruh prasangka jika Benny Wenda masih enggan melepaskan jabatannya. Octo menjabarkan jika Benny Wenda memiliki kepentingan pribadi karena terus bersikeras untuk memegang kuasa, hal tersebut disampaikannya juga mengingat upaya pembentukan pemerintahan sementara.

“Pasti ada kepentingan disana, kita semua tahu Benny Wenda tidak rela jika jabatannya digantikan. Bahkan Benny justru membentuk pemerintahan sementara. Menurut saya ini adalah aksi yang keterlaluan, belum Papua merdeka tapi Benny Wenda seolah-olah lancang dan mengkarakterkan dirinya sebagai diktator,”

0 komentar:

Posting Komentar