Minggu, 07 November 2021

Keluarnya WPLO, Ungkap Fakta ULMWP Kerap Gadaikan Perjuangan


ULMWP sebagai salah satu organisasi sentral pembebasan Papua mulai diragukan. Selain sebelumnya sudah mendapatkan pertentangan oleh kelompok TPNPB-OPM dan KNPB, saat ini giliran WPLO menyatakan keluar dari organisasi pimpinan Benny Wenda tersebut.

Sebelumnya WPLO adalah organisasi internal dalam ULMWP, dalam keterangan John Anari sebagai ketua, pihaknya mengatakan jika ULMWP sudah memiliki pandangan berbeda yang sangat mendasar terkait upaya perjuangan dan pergerakan untuk Papua.

"WPLO sudah resmi keluar dari ULMWP sejak 25 Oktober kemarin. Apa yang menjadi alasan lebih dikarenakan ULMWP tidak lagi sejalan dengan cita-cita perjuangan bangsa Papua. Tentu ini tidak main-main, karena yang terjadi adalah perbedaan yang cukup mendasar,"

Keluarnya WPLA disebutkan John Anari sebagai puncak atas ketidak percayaan dirinya pada ULMWP. Diketahui John Anari tidak menyukai perubahan sikap yang tidak konsisten bahkan hak tersebut terus terjadi berulang kali dalam tubuh ULMWP.

"Faktor lain yg kami anggap hanya akan melemahkan perjuangan utama adalah ketika ULMWP mulai bermain peran. Ada momen tertentu yg membuat mereka ingin cari nama, dan akhirnya lupa dengan tujuan utama. Mereka kerap menggadaikan perjuangan namun dibalut dengan bahasa-bahasa diplomatis,"

Meski secara resmi sudah bukan bagian dari ULMP, John Anari bersama dengan WPLA menegaskan jika pihaknya akan terus mendorong tujuan utama bagi Papua yaitu upaya referendum.

"Agenda ULMWP lebih kepada mendorong HAM, padahal yang lebih dibutuhkan untuk Papua saat ini adalah upaya-upaya menyegerakan referendum. Kami di WPLO akan bawa terus tujuan itu,"

0 komentar:

Posting Komentar