Senin, 08 November 2021

KNPB Tidak Akui Pergerakan ULMWP karena Dianggap Percuma


Benny Wenda adalah tokoh senior yang sangat dihormati dalam setiap gerakan pembebasan Papua. Sosoknya memberi pengaruh besar untuk menggerakkan banyak orang. Namun hal tersebut dianggap hanya terjadi dalam beberapa waktu, sebelum dirinya menetap di Inggris dan tidak pernah kembali ke Papua.

Pernyataan tersebut bahkan diungkapkan oleh Ketua Umum KNPB Pusat Agus Kossay, dirinya mengatakan jika pengaruh Benny Wenda saat ini hanya sebatas misi seremonial atas apa yang sudah dilakukannya dahulu ketika masih memperjuangkan Papua. (9/11)

“Dulu memang kami semua menghormatinya, dia punya pengaruh besar untuk perjuangan ini, bahkan ketika Benny harus dipenjara. Tetapi apa yang terjadi sekarang sudah berbeda, Benny Wenda hanya sedang membawa misi yang bersifat seremonial,”

Agus Kossay menambahkan bahwa upaya perjuangan yang dilakukan Benny Wenda dari Inggris dianggap tidak akan membawa pengaruh yang signifikan bagi pergerakan di Papua.

“Mau bagaimana aksinya, mau sebesar apa suaranya, kalau Benny hanya bisa bertahan di Inggris itu tidak akan bisa menyasar tujuan utama dari perjuangan dengan nyata. Benny dan ULMWP saat ini hanya sedang mencari eksistensi dengan memanfaatkan situasi, mereka hanya bisa mengumbar narasi dan propaganda,”

Disinggung terkait tanggapan atas propaganda ULMWP, Agus Koosay mengatakan jika hal tersebut akan menjadi percuma. Agus mengatakan jika perjuangan harus dilakukan di Papua, oleh sebab itu dirinya meyakini jika KNPB dan TPNPB adalah dua organisasi yang paling bisa dipertanggung jawabkan aksi-aksinya.

“ULMWP ada hanya untuk mengesampingkan peran organisasi lain, tujuan dibentuknya menjadi tidak jelas, setiap waktu bisa berganti sesuai kemauan para petingginya. `ULMWP juga hanya akan membuang-buang waktu karena yang mereka lakukan itu percuma. Perjuangan yang saat ini hanya ada KNPB dan TPNPB, tidak ada yang lain,”

0 komentar:

Posting Komentar