Minggu, 07 November 2021

Pembangunan Harus Diteruskan, Demi Kesejahteraan Papua


Syaloom

Salam Merdeka!

Pembangunan di Papua harus dilanjutkan, jangan dihambat ataupun terganggu dari kelompok-kelompok preman di Papua, lebih khusus di wilayah pegunungan.

"Kita bicara perubahan untuk Papua, kita harus bicara pembangunan, baik insfratruktur maupun peningkatan sumber daya manusia."

Di wilayah pegunungan, masih banyak yang harus dilakukan berkaitan dengan pembangunan infrastrukturnya, terutama jalan dan bangunan karena ini merupakan akses pertama yang mendukung peningkatan sumber daya manusia.

"Bagaimana kita mau mendapatkan sumber daya manusia yang andal kalau tidak didukung dengan fasilitas yang memadai."

Fasilitas yang memadai salah satunya adalah jalan. Jalan akan menghubungkan satu kampung dengan kampung yang lain, ini akan memudahkan setiap orang mendapatkan pelayanan dari pemerintah.

Jalan akan menghubungkan komunitas satu dengan komunitas lainnya, jalan mempermudah setiap warga mendapatkan pelayanan.

Pemerintah sudah berupaya untuk selalu mendorong program pengembangan infrastruktur jalan, namun masih terdapat beberapa kelompok yang selalu mengatasnamakan orang Papua tidak butuh pembangunan. Yang mengatakan itu "omong kosong saja alias tidak ada" sesungguhnya Papua butuh pembangunan kalau tidak mau ketinggalan, dengan adanya pembangunan maka peluang-peluang peningkatan kesejahteraan semakin banyak.

Kalau mau maju dan demi kesejahteraan generasi selanjutnya, Papua harus membangun, kita tidak bisa bermalas-malasan lagi, bermabuk-mabukan terus. Ketika kerabat dan teman kita sudah mulai bekerja dan membangun diri untuk maju dan berhasil, kita sendiri masih bangun siang dalam kondisi mabuk.

Mari, sebagai generasi muda Papua, kita harus bangun dari tidur dan mimpi. Dukung program-program pemerintah untuk membangun infrastruktur, lawan dan tolak adanya pihak-pihak yang menghambat kemajuan dengan pemerasan, intimidasi, dan ancaman, mereka semua itu adalah kelompok preman, bukan kelompok pejuang. Mereka menikmati uangnya tetapi mereka menghancurkan masa depan anak-anak Papua di masa datang.

Catatan Digital: Edward GM

0 komentar:

Posting Komentar