Senin, 29 November 2021

Pemuda Saireri Sikapi Kondisi Jelang 1 Desember


Kelompok Pemuda asal Saireri mendorong terjaganya situasi keamanan yang kondusif jelang 1 Desember. Menurut Edwardo Rumaterai sebagai perwakilan Pemuda Saireri, dirinya mengatakan jika situasi keamanan di Papua terkait peringatan 1 Desember kerap menghantui masyarakat.

Edwardo menjelaskan jika klaim hari kemerdekaan pada 1 Desember yang dilakukan oleh segelintir kelompok separatis berulang kali telah membuat keresahan sehingga mengganggu keseharian orang-orang di Papua dalam beraktivitas.

“Bukan hal baru lagi di Papua, karena setiap tanggal 1 Desember itu ada perasaan yang mengganggu. Beberapa orang pasti menjadi resah, karenan memang momen ini berkaitan dengan aksi pemberontakan yang menyinggung konflik di Papua,”

Edwardo mengatakan bahwa Papua bukan hanya rumah bagi orang Papua, dirinya lebih menerangkan bahwa Papua sebagai wilayah administratif juga merupakan tempat tinggal bagi seluruh warag Indonesia yang terdiri dari beraman ras, suku, etnis, dan agama.

“Sudah ada jaminan oleh negara bahwa setiap warga memiliki hak yang setara, termasuk di Papua. Makanya berkaitan dengan faktor keamanan seluruh orang harus menjaganya, kalau tidak maka ada upaya oleh negara melalui aparat penegak hukum tentunya,”

Mewakili Pemuda Saireri, Edwardo menegaskan jika 1 Desember bukan hari yang harus dipermasalahkan, sebab Papua dalam statusnya sudah menjadi bagian yang sah dan tidak terpisahkan dari NKRI.

“Menurut kami permasalahan ini tidak perlu ditarik semakin panjang, karena orang-orang tua kita dulu juga sudah mendiskusikannya dengan matang. Papua sudah menjadi bagian sah dari NKRI, dan itu bersifat mutlak. Tinggal bagaimana sekarang ini kita sebagai generasi penerus untuk melakukan yang terbaik,”

0 komentar:

Posting Komentar