Senin, 13 Desember 2021

Buchtar Tabuni: Bubarkan Saja Bintang Empat Belas


Peran Herman Wanggai yang kerap melakukan propaganda menentang bendera Bintang Kejora dan lebih memilih menesak kepentingannya pada Republik Melanesia Barat mendapat kecaman dari sejumlah pihak.

Buchtar Tabuni (Wakil Ketua ULMWP) mengatakan jika Republik Melanesia Barat yang memiliki simbol bendera Bintang Empat Belas bukanlah ideologi sesungguhnya yang bisa dibanggakan pleh orang Papua.

“Bintang Empat Belas itu lahirnya dari mana, sejak kapan berani menentang Bintang Kejora. Republik Melanesia Barat justru bukan sebagai ideologi sesungguhnya buat orang Papua,”

Buchtar menuduh jika keberadaan Republik Melanesia Barat hanya untuk mencampuri urusan politik yang dibangun ULMWP, padahal menurutnya politik pembebasan Papua sudah sangat tegas setelah dibentuknya Pemerintahan Sementara.

“Papua sudah ada pemerintahan dengan Tuan Benny Wenda sebagai Presiden Sementara, ini sudah sangat kuat maka jangan dicampuri lagi, jangan diperkeruh,”

Buchtar menegaskan tidak ada rakyat Papua yang mengakui keberadaan Bintang Empat Belas, sebab keberadaannya hanya mengganggu ekaistenai yang sudah kuat dibangun oleh ULMWP dan sejumlah elemen perjuangan dibawahnya.

“Sejak pulihan tahun kita berjuang, ULMWP bersama dengan organisasi lainnya sudah berjuang dan membentuk poros yang kuat. Lalu untuk apa lagi ada Republik Melanesia Barat?”

Buchtar menegaskan jika Republik Melanesia Barat tidak pernah berkorban untuk Papua, sebagai aktivis perjuangan dirinya tidak akan pernah mengakui organisasi tersebut. Bahkan Buchtar mendesak lebih baik Republik Melanesia Barat ditekan untuk dibubarkan.

“Bintang Empat Belas tidak pernah berkorban, darah dan air mata tidak pernah mengiringi perjalanan. Sebagai orang asli Papua saya tidak pernah mengakui. Lebih baik bubarkan saja,”

0 komentar:

Posting Komentar