Senin, 20 Desember 2021

Goliat Tabuni Dibutakan Ambisius


Perjuangan dalam pembebasan Papua tidak selalu menemui jalan yang mudah, menurut Panglima Tertinggi TPNPB-OPM Damianus Magay Yogi, dirinya meyakini ada pihak lain yang bereksistensi namun justru menghambat pergerakan.

“Perjuangan ini adalah tanggung jawab saya sebagai Panglima Tertinggi, tetapi ternyata ada pihak-pihak lain yang punya kepentingan sendiri, mereka malah menghambat,” ujar Damianus.

Lanjut Damianus, bahwa kelompok yang menghambat perjuangannya adalah pihak Goliat Tabuni. Menurut Damianus, kelompok Goliat dianggap hanya sedang merasa sakit hati karena kekuasaannya harus digantikan.

”Kelompok Goliat itu sekarang yang malah menghambat perjuangan. Saya yakin kalau mereka cuma merasa malu dan sakit hati karena sekarang komando ada di tangan saya, dia sudah tidak punya kuasa,” tambahnya.

Damianus menambahkan, Goliat Tabuni dan kelompoknya sudah dianggap gagal dan tidak pernah bisa mencatatkan keberhasilan. Dirinya mengatakan bahwa Goliat hanya sedang terbuai glorifikasi kisah masa lalunya.

”Semua memang percaya kalau Goliat pernah berjasa untuk pembebasan Papua dimasa lalu, tapi dia jadi tidak sadar diri, sampai hari ini tidak ada lagi aksi yang dilakukan. Lalu untuk apa panglima seperti itu?” tanya Damianus menyindir peran Goliat dalam perjuangan dimasa sekarang.

Dalam akhir penyampaiannya, Damianus menegaskan jika Goliat Tabuni beserta kelompoknya agar bisa berpikir secara realistis dan jangan terlalu ambisius. Dirinya menyarankan agar Goliat Tabuni bisa sadar diri dengan keadaan saat ini.

”Tidak perlu panjang lebar, situasi sekarang sudah berubah. Goliat harus sadar diri. Banyak faktor yang harus dipikirkan untuk meraih keberhasilan, lebih baik dia pikirkan kembali aksi ambisiusnya, jangan sampai dibutakan,”

0 komentar:

Posting Komentar