Jumat, 03 Desember 2021

Kasus Pengibaran Bintang Kejora, Serahkan Pihak Berwajib


Menyambut hari natal pada tahun 2021, Tokoh Agama Pegunungan Tengah Papua meminta kepada masyarakat untuk bisa menahan diri dan menghindari potensi konflik. Pdt Yohanes Wakerkwa dalam keterangannya mengatakan agar nilai kedamaian dapat selalu diberitakan terutama pada bulan Desember saat ini.

“Kedamaian akan membawa kita semua menuju kebabahagiaan. Terutama saat ini, bulan Desember sudah datang, artinya kita semua harus bersuka cita untuk menyambut hari natal dan tahun baru,”

Pdt Yohanes juga meminta kepada seluruh masyarakat yang berada di Papua untuk tidak terprovokasi oleh kabar-kabar negatif yang hanya akan merugikan banyak pihak. Menurutnya aksi-aksi provokasi hanya akan memecah belah persatuan dan kesatuan diantara masyarakat.

“Jika ada kabar yang buruk, meskipun itu benar adanya, secara pribadi saya memilih untuk menyimpannya rapat-rapat, tidak perlu disebar hanya agar orang lain tahu. Lebih baik apa yang keluar dari mulut kita adalah kabar-kabar yang menyejukkan,”

Terkait polemik pengibaran atribut Bintang Kejora yang terjadi di Kota Jayapura, dirinya memilih untuk menyerahkan perkara kepada pihak berwajib. Menurutnya Kepolisian sudah menjalankan tugasnya dengan baik dalam menangani aksi yang terjadi pada 1 Desember tersebut.

“Salah satu kabar kemarin seharusnya dapat sama-sama kita sayangkan, namun semua sudah terjadi, maka memang pihak Kepolisian harus bertindak. Memang sudah benar apa yang polisi lakukan, maka sekarang kita serahkan (kasusnya), dan biarlah aparat penegak hukum yang menindak lanjuti,”

Pdt Yohanes menegaskan jika negara memiliki mekanisme hukum yang sudah ditetapkan melalui undang-undang. Dirinya juga mengatakan bahwa hukum bukanlah sebuah upaya yang dilakukan negara untuk semata-mata membatasi kebebasan warga negaranya.

“Hukum memang diciptakan oleh manusia, tetapi melalui mekanisme yang tujuannya untuk menjaga kebersamaan diantara kita, maka hal itu baik, dan sama sekali tidak akan bertentangan dengan hukum Allah. Sehingga sudah sepantasnya kita ssebagai warga negara selalu tunduk dibawah aturan itu,”

0 komentar:

Posting Komentar