Rabu, 15 Desember 2021

Sebby Sambom Tegaskan TPNPB Satu-satunya Organisasi Militer di Papua


Aksi penyerangan TPNPB di Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, yang menghanguskan bangunan sekolah diketahui mendapat respon tak mengenakkan bahkan dari sesama organisasi perjuangan pembebasan Papua, diketahui organisasi tersebut adalah WPNA yang terafiliasi dengan kelompk ULMWP.

Hal tersebut yang justru memantik amarah Sebby Sambom dan menegaskan jika pihaknya tidak menerima adanya eksistensi kelompok lain yang mengklaim diri sebagai militer perjuangan. Sabby Sambom sebagai juru bicara mengatakan bahwa tidak ada lagi sayap organisasi militer selain TPNPB-OPM.

“Saya memang mendengar ada suara-suara yang tidak terima dengan aksi TPNPB, tapi yang perlu saya tegaskan adalah TPNPB ini murni organisasi militer yang memperjuangkan kemerdekaan Papua. Tidak ada lagi militer selain TPNPB, jangan buat situasi semakin kacau,”

Sambom menerangkan jika kemunculan organisasi lain yang terus-menerus menjatuhkan TPNPB hanya dikarenakan merasa cemburu dan tidak suka dengan keberhasilan yang dirinya dan organisainya capai selama ini.

“Hanya tidak suka saja dengan keberhasilan TPNPB, mungkin mereka cemburu. Tapi yang terjadi sekarang ini sudah keterlaluan, kelompok-kelompok itu tidak mampu berjuang, makanya cuma bisa menjatuhkan TPNPB,”

Sebby justru menjabarkan jika perjuangan yang saat ini sedang dilakukan WPNA dan ULMWP sudah terlalu melenceng dari arah perjuangan pembebasan Papua. Dirinya bahkan mempertanyakan keberhasilan dari organisasi yang bertentangan dengan TPNPB.

“Selama ini siapa yang terlihat, siapa juga yang benar-benar berjuangan. Kami melakukan aksi nyata dan mengklaimnya sebagai keberhasilan. Berbeda dengan kelompok yang hanya bisa klaim tanpa melakukan usaha, itu mereka sedang berbohong,”

Menurut Sabby, TPNPB adalah satu-satunya organisasi militer di Papua yang dibentuk dengan dasar dan ladasan kuat. Sebab TPNPB lahir beriringan dengan deklarasi New Guinea Raad (NGR) sebagai dewan perwakilan yang dibentuk untuk mempersiapkan kemerdekaan Papua.

“Dasar yang jelas sudah ada di pihak kami, jadi perjuangan yang kami lakukan itu bukan asal-asalan. Kami punya sejarah, kami yang perjuangkan sejarah,”

Sabby lantas menegaskan bahwa TPNPB adalah ujung tombak dari pergerakan pembebasan Papua yang secara nyata telah mendapat dukungan dari rakyat. Terkait hal tersebut maka menurutnya tidak ada lagi sayap militer diluar TPNPB yang mendapat dukunan dari rakyat sendiri.

“TPNPB pernah bercucuran darah, keringan menetas dari pejuang-pejuangnya. Kami sudah dipercaya rakyat untuk berjuangan. Jadi tidak ada sayap militer lain yang didukung rakyat, kalau memang ada itu pasti karena kepentingan-kepentingan,”

0 komentar:

Posting Komentar