Minggu, 19 Desember 2021

ULMWP Hanguskan Kepercayaan Rakyat Papua


Deklarasi New Guinea Raad (NGR) di Kabupaten Dogiyai diketahui sebagai bentuk perlawanan terhadap ULMWP. NGR juga mengisyaratkan bahwa ULMWP tidak lagi mendapat dukungan dari rakyat Papua.

Juru Bicara Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Ones Suhuniap dalam keterangannya menyebutkan jika deklarasi NGR tersebut telah difasilitasi KNPB. Dirinya menambahkan jika upaya tersebut berkaitan untuk mengganti peran Parlemen Rakyat Daerah (PRD).

"Memang kami juga ikut masuk dalam kegiatan itu, tujuan utamanya memang mau menggantikan PRD yang selama ini sudah gagal. PRD tidak bekerja dan wajar jika perjuangan ini jalan di tempat,"

Ones juga menegaskan jika kedudukan NGR bersifat berdiri sendiri tanpa ada intervensi dari pihak manapun termasuk ULMWP. Hal tersebut yang dianggapnya akan memantik pergerakan levih masif tanpa adanya kepentingan lain yang akhirnya hanya akan menghambat.

"NGR tidak punya kepentingan dengan pihak manapun, tidak ada yang bisa mengganggu upaya dari NGR, termasuk yang datang dari ULMWP juga. Semua murni pemikiran orang-orang kami dalam memperjuangkan hak orang Papua,"

Ones juga menjelaskan bahwa saat ini ULMWP sedang mengalami masa krisis sebab sudah tidak lagi memiliki dukungan bahkan dari rakyat Papua pada 7 wilayah adat. Menurut Ones hal tersebut diakibatkan ULMWP hanya memanfaatkan peluang untuk kepentingan pribadi.

"Rakyat sudah pernah dibuat percaya, tapi dalam perjalanannya semua habis begitu saja. ULMWP tidak mampu menjaga mandat itu, akhirnya rakyat yang pergi dan tidak lagi percaya,"

Ones bahkan menganggap jika pergerakan yang dilakuka  ULMWP sudah sangat keterlaluan dan semaunya sendiri. Padahal dalam memperjuangkan pembebasan Papua dikenal juga upaya dalam pergerakan senjata ataupun jalur-jalir diplomasi lainnya.

"ULMWP tidak pernah mengakui organisasi lain, mereka ini keterlaluan. Bahkan organisasi yang dianggap tidak mendukung ULMWP akan terus dilemahkan lewat penciptaan organisasi lain sehingga membentuk dualisme yang kacau,"

0 komentar:

Posting Komentar