Rabu, 12 Januari 2022

Benny Wenda Dibeli Asing


Ketua Organisasi Papua Merdeka – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (OPM-TPNPB) Jeffrey Bomanak menegaskan bahwa perjuangan suci leluhur Bangsa Papua harus dijaga dan dihormati. Jeffrey mendesak agar tidak ada pihak yang berupaya menjadi pahlawan kesiangan. (13/1)

“Sangat mengkhawatirkan perjuangan yang saat ini ada, semua mau campur aduk urusan. Aksi-aksi seperti itu sama sekali tidak menghormati leluhur dan para pejuang yang sudah lebih dulu gugur di medan pertempuran,”

Jeffrey disebutkan mengkritik aksi Benny Wenda dalam aksinya mendorong kampanye internasional bagi Papua. dirinya menegaskan kepada Benny untuk berhenti menipu orang Papua dengan mengatas namakan perjuangan.

“Perjuangan yang dilakukan itu sudah menipu orang Papua, jangan pernah mengatasnamakan perjuangan hanya untuk mendapatkan keinginan pribadi,”

Dalam kampanye internasional yang digaungkan Benny Wenda Bersama United LIbertaion Movement for West Papua (ULMWP), Jeffrey menuduh bahwa hal tersebut akan membawa dampak buruk terkait pengaruh asing yang masuk ke dalam negeri.

“Kalua dia sibuk menjual Papua artinya Benny sudah dibeli oleh pihak asing. Dampaknya adalah Papua tidak akan pernah lepas dari intimidasi dan aksi-aksi kolonialime-kapitalisme. Rakyat Papua tidak akan pernah mendapat kebebasan,”

Jeffrey menegaskan agar Benny Wenda segera sadar doro dan menghetikan setiap tindakannya memperkaya diri. Aksi yang dilakukan Benny dianggap sangat menjijikkan karena dinilai telah melecehkan martabat orang Papua dengan cara mengemis pada asing.

“Berhenti berkhayal, buka lagi pemikiran yang sehat. Benny Wenda akan membawa Papua pada keterpurukan, perjuangan pembebasan yang dijalankan sejak puluhan tahun akan hancur karena aksi mengemis,”

0 komentar:

Posting Komentar