Senin, 24 Januari 2022

Dianggap Terlalu Ikut Campur, Buchtar Tabuni Tandai Jubir KNPB



Aksi pergerakan pembebasan Papua tengah menjadi sorotan karena dinilai tidak terarah dan terjadi banyak intrik konflik internal. Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua I ULMWP, Buchtar Tabuni yang menyinggung Juru Bicara KNPB Ones Suhuniap karena dianggap terlalu dalam mencampuri urusan ULMWP yang sedang mengupayakan agenda besar. (25/1) 

Menurut Buchtar Tabuni, ULMWP sebagai organisasi yang berhasil membangun citra pergerakan pembebasan Papua di dalam dan luar negeri tidak cukup disukai oleh beberapa kelompok dengan alasan yang tidak jelas. Buchtar menduga ada kecemburuan diantara kelompok yang kontra terhadap ULMWP. 

"Siapa yang tidak kenal ULMWP, organisasi ini punya sayap yang besar bahkan jangkauannya sampai ke luar negeri. Memang dengan keberhasilan yang selalu dicatatkan ULMWP banyak orang yang tidak begitu suka, bisa jadi karena mereka cemburu soal kalah nama," ungkap Buchtar dalam keterangannya. 

Buchtar menambahkan keberhasilan yang dicapai ULMWP telah mempu mendongkrak gerakan perjuangan. Sebab ULMWP secara resmi berhasil membentuk produk kenegaraan seperti dasar hukum, kabinet pemerintahan, hingga visi membangun sebuah negara. 

"Harusnya didukung bukan dicaci maki dan ditelusuri titik lemahnya. ULMWP sudah berhasil membentuk poin-poin penting sebagai upaya membangun negara. Saya sangat tidak nyaman dengan pernyataan Jubir KNPB yang seolah menjatuhkan perjuangan kami," tuturnya kesal. 

Bahkan Buchtar menuduh jika aksi kontra yang dilakukan Jubir KNPB hanya sebagian kecil dari pernyataan yang mencul di publik, sebab menurutnya aksi kontra terhadap ULMWP sudah lebih mengakar kuat dalam induk organisasi KNPB. 

"Mungkin saja karena pengurus KNPB tidak suka ULMWP, mulai mereka mendoktrin anggota-anggota lainnya untuk menolak setiap agenda yang kami lakukan. Pernyataan jubir itu pasti hanya sebagian kecil yang terpublikasi," tambah Buchtar Tabuni. 

Sebagai seorang senior aksi pembebasan Papua, Buchtar menuding jika Ones Suhuniap tidak memahami sepenuhnya maksud dan tujuan pergerakan yang dimotori oleh ULMWP. Meski dikatakan Buchtar bahwa agenda ULMWP sudah berjalan dengan sangat kompleks lewat peran-peran internal. 

"Kalau dia bisa masuk di ULMWP pasti akan kaget, dia tidak siap dengan cara kami kerja. ULMWP punya struktur yang sangat kompleks, agenda kami terarah dengan banyak pertimbangan. Jadi jangan pernah merasa diri, dia belum tahu saja," 

Dalam akhir penyampaiannya Buchtar seolah menyindir Ones Suhuniap agar tidak lagi menyerang ULMWP, dirinya menyarankan agar KNPB fokus pada agenda yang sudah direncanakan seperti mogok sipil. Meskipun menurut Buchtar, agenda mogok sipil tidak akan banyak memberikan dampak perjuangan. 


"KNPB mereka punya agenda sendiri, maka urus saja itu, mogok sipil. Tapi tidak tahu juga kira-kira siapa yang mogok, bisa aksinya bisa orang-orangnya. Yang pasti tidak perlu menggurui, jangan campuri urusan ULMWP karena semua sudah punya agenda sendiri-sendiri," pungkasnya.

0 komentar:

Posting Komentar