Sabtu, 22 Januari 2022

Ketua OPM Bungkam Klaim Sepihak Biro Politik ULMWP


Biro Politik United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) dalam setiap agendanya dianggap tidak pernah bekerja dengan baik untuk tujuan membela hak orang Papua. Setiap klaim yang dilakukan hanyadianggap sebagai kebohongan untuk menutupi keburukan yang ada.

“Kebohongan demi kobohongan selalu dilakukan oleh ULMWP, terlebih oleh mereka di Biro Politik. Mereka tidak pernah bekerja dengan tulus demi orang Papua,” ungkap Jeffrey Bomanak.

Jeffrey meragukan pernyataan Bazoka Logo (Kepala Biro Politik ULMWP)  yang sebelumnya mengklaim bahwa Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) akansegera hadir ke Papua terkait investigasi kasus HAM yang pernahh terjadi.

“PBB datang ke Papua karena usulan ULMWP itu tidak benar, bahkan ULMWP sudah pernah mendapat peringatan. Jadi ULMWP bisa dipastikan tidak pernah punya kesempatan untuk mendekat ke PBB. Semua yang diberitakan tidak ada dasarnya,” tambah Jeffrey yang juga merupakan Ketua Organisasi Papua Merdeka (OPM-TPNPB).

Jefrey Bomanak lantas membandingkan klaim yang dilakukan Bazoka Logo dengan fakta terkait sejumlah penolakan terhadap organisasi milik Benny Wenda tersebut. Dirinya membandingkan fakta lain yang diterima ULMWP kala mendapat usiran dari pemerintah Papua Nugini sesaat berencana mendirikan kantor perwakilan.

“Mau buat kantor perwakilanndi PNG saja sudah diusir, apalagi mau usul PBB supaya datang ke Papua. Meski rasanya agak pahit, saya justru lebih percaya kalau PBB datang ke Papua untuk mengapresiasi kemajuan Papua di masa Jokowi,”

ULMWP disebutkan oleh Jeffrey Bomanak hanya bisa memunculkan kontroversi untuk sekedar mendongkrak nama besar. Sebab sebelumnya ULMWP pernah mengaku bahwa status Papua akan segera ditentukan bersamaan ketika pihaknya telah bergabung bersama negara-negara pasifik dalam forum MSG.

“Sangat disayangkan ULMWP punya basis masa yang tidak sedikit, semuanya dibohongi begitu saja. Harapan yang dinantikan orang Papua tidak pernah terjadi karena ULMWP hanya bisa berbohong. Ingat ketika mereka klaim jadi anggota MSG, itu kabarnya tidak pernah lagi terdengar karena memang mereka tidak bisa jadi anggota MSG,”

Dalam akhir kesempatannya Jeffrey menegaskan agar ULMWP bisa lebih memahami kondisi rakyat Papua tanpa harus menjual harapan dengan kebohongan. Dirinya juga meminta agar ULMWP kembali berkaca pada pergerakan suci yang diajarkan para pendahulu.

“Apa kalian tidak lelah menjadi Judas bagi orang Papua yang selalu berharap dengan kecemasan? Sudahi kebohongan yang justru akan mengubur masa depan orang Papua, dan kembali untuk meneruskan perjuangan suci yang diajarkan moyang Bangsa Papua,”

0 komentar:

Posting Komentar