Minggu, 09 Januari 2022

Ketua OPM: Rakyat Papua Terbuai Janji ULMWP


Meski ramai mendapat penolakan atas setiap agenda yang dilakukan, ULMWP dibawah kepemimpinan Benny Wenda masih terus aktif mengklaim aksi perjuangan. Terkait hal tersebut tidak bisa dipungkiri ULMWP telah memupuk banyak oposisi bahkan dari kelompok internal pembebasan Papua.

Ketua Organisasi Papua Merdeka (OPM-TPNPB) Jeffrey Bomanak mengatakan bahwa perjuangan yang dilakukan oleh ULMWP akan menjadi percuma. Menurutnya agenda ULMWP terkait diplomasi tidak bisa sepenuhnya dilakukan karena alasan yang sangat mendasar.

“Tidak bisa sepenuhnya jalur diplomasi ULMWP itu pasti membuahkan hasil. Ingat posisi dan kedudukan Papua dibawah NKRI, perjanjian telah mengikat kita untuk tunduk didalamnya. Bisa dibilang alasan itu sudah sangat mendasar dan bahkan diakui internasional,”

Bomanak yang mengaku sempat menolak tawaran Benny Wenda dalam mengisi kabinet pemerintahan sementara tersebut mengatakan bahwa perjuangan pembebasan harus dibarengi dengan agresi militer. Namun Jeffrey juga menyadari bahwa kesiapan militer Benny Wenda (West Papua Army) tidak memiliki kekuatan sama sekali.

“Selama ini yang nyata kita hadapi adalah militer, agresi harus dilakukan. Baru dibarengi dengan upaya diplomasi. ULMWP tidak pernah bisa memikarkan hal seperti itu, mungkin juga karena WPA itu hanya sebatas nama. Orang-orang yang mengklaim diri sebagai pasukan WPA bahkan tidak punya kemampuan mumpuni,”

Upaya yang digalakkan oleh ULMWP dianggap Jeffrey Bomanak telah menyita waktu. Janji manis yang diungkap ULMWP dinilai hanya akan membiaskan harapan rakyat Papua untuk mendapat kemerdekaannya.

“Rakyat hanya akan terbuai janji yang tidak akan pernah terwujud. Faktor kebohongan dan klaim keberhasilan sudah membiaskan harapan orang papua. Sayang sekali rakyat Papua sudah dibohongi, parahnya ULMWP selalu mendapat keutungan dari setiap aksi itu,”

0 komentar:

Posting Komentar