Sabtu, 01 Januari 2022

Klaim Perjuangan Damai dan Bermartabat, KNPB Justru Dikitrik


Konflik Papua disebut masih sering terjadi karena faktor pasang-surut gerakan pembebasan. Hal tersebut disampaikan salah seorang anggota Komite Aksi ULMWP dalam keterangannya menjawab klaim salah satu organisasi yang berkomitmen untuk memperjuangkan Papua lewat jalur perdamaian yang bermartabat.

NT sebagai narasumber yang tidak mau disebut identitasnya mengungkapkan jika aksi perjuangan dalam pembebasan Papua sedikit berjalan mundur karena masing-masing dari organisasi hanya pandai bicara dan sibuk mengklaim diri.

“Perjuangan untuk pembebasan Papua tidak akan bisa terjadi dalam waktu dekat, kalau masing-masing organisasi masih saling klaim diri dan tidak mau mengakui organisasi induk maka Papua tidak akan pernah bisa merdeka,”

Sebagai bagian dari Komite Aksi ULMWP, NT mengungkapkan jika ULMWP adalah wadah dan induk perjuangan. Dirinya mengaku kesal dengan peran KNPB yang mulai sibuk menonjolkan berbagai macam propaganda dan kampanye terkait aksi internalnya. NT mengatakan bahwa KNPB sedang mengupayakan agar rakyat Papua menaruh harapan terhadap organisasi tersebut.

“KNPB sedang sibuk cari dukungan, seluruh rakyat Papua didatangi satu per satu. Padahal kita semua paham kalau organisasi induk dalam pergerakan ini adalah ULMWP. Jangan kotori lagi perjuangan yang sudah digariskan, apa yang dilakukan KNPB hanya akan menghambat,”

NT juga menyindir kerbelangsungan organisasi KNPB dalam memperjuangkan Papua, menurutnya KNPB hanya diisi oleh kelompok-kelompok pemuda yang rawan terlibat dalam aksi kriminal. Dirinya bahkan bersaksi bahwa kehidupan anggota KNPB tidak pernah jauh dari miras (minuman keras) dan berbagai sisi gelap lainnya.

“Orang-orang yang masuk KNPB itu mereka yang baru mencari jati diri. Mereka masih labil, itu adalah fakta karena KNPB banyak diisi oleh anak-anak. Bahkan mereka masih aktif melakukan kenakalan, yang lebih parah adalah aksi-aksi kriminalitas,”

0 komentar:

Posting Komentar