Jumat, 28 Januari 2022

KNPB Tegaskan ULMWP Jangan Jadi Organisasi Kolonial


Juru Bicara Nasional KNPB Pusat menjelaskan bahwa kontroversi yang dimunculkan organisasi ULMWP tidak perlu ditanggapi secara serius. Menurutnya klaim perjuangan yang dilakukan ULMWP saat ini tidak akan memberi arti untuk pergerakan pembebasan Papua.

"KNPB memilih untuk tidak memperluas masalah ini, kontroversi yang diangkat ULMWP akan hilang seiring waktu. Lebih baik tidak perlu ditanggapi," ujar Ones Suhuniap. (29/1)

Ones menerangkan meski pihaknya tidak mau ikut campur terkait peran dan langkah yang diambil ULMWP, KNPB akan tetap berusaha menjadi pagar dalam menjaga tujuan utama gerakan pembebasan Papua. 

"Memang kami tidak mau terlalu jauh (mengurusi ULMWP), hanya saja kami akan tetap menjaga perjuangan ini secara murni. ULMWP sudah terlalu melenceng dari arah perjuangan," tambahnya.

Ones Suhuniap mengatakan bahwa klaim yang dilakukan ULMWP hanya untuk memenuhi ekspektasi sebagai organisasi perjuangan, sehingga banyak nilai-nilai yang dikesampingkan dan hanya akan menjadi bumerang bagi ULMWP sendiri.

"Memang kita melihat kalau ULMWP berusaha menjadi organisasi yang besar, makanya mereka sibuk menciptakan kepercayaan orang Papua untuk menjadi organisasi sentral. Makanya banyak aksi untuk mengklaim sesuatu, meski sebenarnya itu hanya pemuas ekspektasi. Sejauh ini semua klaim hanya menjadi kebohongan," papar Ones menjelaskan.

Dalam penyampaiannya, KNPB menegaskan jika ULMWP dibentuk sebagai wadah koordinatif yang memperjuangkan setiap aspirasi dari banyaknya organisasi perjuangan di Papua. KNPB dengan tegas menolak orientasi ULMWP yang sudah mengarah pada tujuan kolonialisme.

"Sesuai fakta sejarah, ULMWP dibentuk untuk merangkum setiap aspirasi untuk diperjuangkan dengan cara-cara yang sudah disepakati, intinya adalah demokrasi. Bukan seperti sekarang, ULMWP justru sibuk mengklaim diri. Aksi seperti itu tidak beda dengan sifat kolonial," pungkasnya.

0 komentar:

Posting Komentar