Rabu, 26 Januari 2022

ULMWP Berbohong Soal Kunjungan Komisi HAM PBB ke Papua




Komite Naisonal Papua Barat (KNPB) dalam keterangan melalui Juru Bicara Ones Suhuniap menepis kabar kedatangan komisi HAM PBB ke Papua. Ones mengatakan jika kabar yang terlanjur dipublikasi oleh Biro Politik ULMWP tersebut tidak bisa dipertanggung jawabkan. (27/1)

“Untuk tahun ini tidak mungkin Komisi HAM PBB datang ke Papua, masih banyak pihak yang berusaha menunda bahkan menolak. Kabar dari ULMWP sebelumnya tidak bisa dipertanggung jawabkan,” ujar Ones Suhuniap.

Diantara informasi terkait tidak adanya kunjungan Komisi HAM PBB ke Papua disebutkan oleh Ones bahwa masih terkendala sejumlah perizinan oleh pemerintah Indonesia. Dirinya menambahkan jika alasan pemerintah Indonesia terkait pembatasan kunjungan dalam penanganan Virus Corona.

“Kami juga mencari berbagai informasi dari banyak sumber, dan sekarang ini pemerintah Indonesia memang menerapkan pembatasan dengan alasan penanganan Virus Corona,” tambah Ones.

Meski demikian Ones menyebutkan jika tidak sepenuhnya Pemeirntah Indonesia menutup akses kunjungan Komisi HAM PBB dari luar negeri. Menurutnya pemerintah Indonesia tetap membuka kemungkinan tersebut lewat perwakilan Asia Pasifik di Bangkok.

“Pemerintah Indonesia masih membuka peluang untuk kunjungan, tapi bagi Komis HAM PBB perwakilan Asia Pasifik yang berada di Bangkok,” ujarnya.

Pada akhir penyampaiannya Ones Suhuniap menegaskan jika klaim kedatangan Komisi HAM PBB yang dipublikasi oleh ULMWP sangat keterlaluan karena sudah menyakiti perasaan orang Papua. Dirinya menambahkan jika aksi perjuangan yang dilakukan oleh ULMWP harus mempertimbangkan hal-hal kecil agar tidak terjadi kebohongan.

“Makanya ULMWP juga harus bisa memperhatikan hal-hal yang kecil seperti ini, jangan setiap kabar yang belum pasti langsung ditelan mentah-mentah. Kami orang Papua merasa dibohongi,” pungkasnya.

0 komentar:

Posting Komentar